Kemenag Sultra Dorong Kualitas Madrasah, Gelar Raker Pendis se Sultra – Kendari Pos
Edukasi

Kemenag Sultra Dorong Kualitas Madrasah, Gelar Raker Pendis se Sultra

Kakanwil Kemenag Sultra, Faesal Musaada, M.Pd saat membuka Raker Pendis se-Sultra

KENDARIPOS.CO.ID—Kanwil Kemenag Sultra menggelar Rapat Kerja (Raker) Program Pendidikan Islam (Pendis) Tahun Anggaran 2021. Raker ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan madrasah unggul dan maju.

Lebih jauh, Panitia Pelaksana Raker, H. Muh. Saleh, menyampaikan bahwa Raker bertujuan untuk mengkonsolidasikan program pada bidang pendidikan madrasah dan bidang pendidikan agama dan keagamaan Islam di masa Pandemi. 

“Pemateri akan diisi Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI bersama Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK ) serta turur dihadiri Kasubdit pada Ditjen Kemenag RI, Kakanwil Kemenag Sultra dan Bupati Muna,” ungkap Saleh, Jumat (22/1).

Adapun peserta ini, yakni kepala madrasah, para kepala seksi Pendis dan Pendidikan Madrasah, turut pula Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota se Sultra dan Kepala Bidang lingkup Kemenag Provinsi Sultra. 

“Kami menghadirkan seluruh kepala madrasah, untuk lebih menyatukan persepsi apa yang menjadi visi misi ke depan dari Kanwil Kemenag Sultra, meningkatkan kualits pendidikan madrasah menjadi lebih baik. Saya sangat mengapresiasi Bupati Muna yang telah memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Kota Raha,” paparnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sultra, Fesal Musaad, M.Pd., menjelaskan bahwa guna menjaga kualitas pendidikan Islam di Sultra, seluruh Kepala Kantor Kementerian Agama dan jajaran perlu membangun koordinasi lintas sektoral yang baik dengan pemerintah daerah setempat. 

“Dalam menghadapi pandemi dan keterbatasan anggaran pendidikan Islam serta sumber daya diperlukan koordinasi, komunikasi dan kolaborasi dengan bupati/walikota dan DPRD agar ada alokasi dana sharing peningkatan pendidikan, baik dari aspek infrasturktur maupun sumber daya manusia guna penuntasan wajib belajar. Dalam pemerintahan, ada anak dan orang tua, bupati adalah orang tua, dan anak disebut instrumen pemerintah termasuk pariwisata, kesehatan, agama dan keagamaan. Bupati mengetahui Segmen agama tidak bisa dianaktirikan karena pembangunan bisa terwujud  jika segmen agamanya baik dan berkembang,” jelasnya.

Tema Raker kaki ini adalah menjaga mutu pendidikan di tengah Pandemi Covid-19. Menurut Fesal, hanya dengan menghadirkan kreasi, inovasi, transformasi dan produktifitas untuk bisa membuat lompatan-lompatan kemajuan dalam menghadirkan pendidikan yang lebih baik dan bermutu baik dimasa sekarang dan masa yang akan datang. 

“Tidak ada kata lain selain kreativitas, bagaimana meminimalisir keterbatasan apalagi kita sudah launching program madrasah hijau, bagaimana kepala madrasah menjadi kepala madrasah perubahan, menjadi guru perubahan menjadi pemimpin perubahan, mendorong organisasi kemenag menjadi organisasi berkinerja tinggi. Kemudian ada program garda kagum, gerakan pemberdayaan guru madrasah dan go green madrasah, saya harapkan tidak hanya berlaku di madrasah saja bila perlu diterapkan di pondok pesantren agar ke depan pesantren menjadi tempat asri dan nyaman selanjutnya,” tambahnya

Ia pun mengingatkan, bahwa pentingnya penguatan moderasi beragama dan pemahaman nasionalisme yang tuntas. Kementerian Agama telah menunjukkan konsep ihsan (integritas humanisme, spiritualitas, adaptability dan  nasionality. 

“Konsep ini harus terus dipacu dan diterapkan sehinga anak-anak punya paham moderat tidak ekstrim kiri tidak ekstrim kanan, tuntas pemahaman agama dan nasionalisme sehingga santri dan siswa bisa berkontribusi bagi Negara kesatuan Repblik Indonesia,” tutup Fesal. (ilw/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy