IPM Sultra Terus Meningkat – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

IPM Sultra Terus Meningkat

Surianti Toar

KENDARIPOS.CO.ID — Pembangunan manusia Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mengalami kemajuan. Hal itu ditandai dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sultra yang meningkat dari 67,07 pada tahun 2012 menjadi 71,45 pada tahun 2020. Selama periode tersebut , IPM Sultra rata-rata tumbuh sebesar 0,80 persen per tahun.

“Pada periode 2019-2020, IPM Sultra tumbuh 0,35 persen. Selama periode 2012 hingga 2017, pembangunan manusia Sultra berstatus sedang dan pada tahun 2018-2020 pembangunan manusia Sultra telah bersatus tinggi,” ungkap Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Sultra, Surianti Toar, kemarin.

Dijelaskan, pencapaian pembangunan manusia diukur dengan memperhatikan tiga aspek esensial yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak. Sehingga, meningkatnya angka IPM menunjukkan indeks masing-masing komponen IPM juga mengalami kenaikan.

Di Sultra, aspek Umur Harapan Hidup saat lahir (UHH) saat lahir yang merepresentasikan dimensi umur panjang dan hidup sehat terus meningkat dari  tahun ke tahun. Selama periode 2012 hingga 2020, Sultra telah berhasil meningkatkan angka harapan hidup saat lahir sebesar 71,22
tahun.

Selama periode tersebut, secara rata-rata, angka harapan hidup tumbuh sebesar 0,21 persen per tahun. Pada tahun 2012, angka harapan hidup saat lahir di Sultra tercatat sebesar 70,06 tahun, dan pada tahun 2020 telah mencapai 71,22 tahun.

Selanjutnya, dimensi pengetahuan. Kata Surianti, dimensi pengetahuan pada IPM dibentuk oleh dua indikator yaitu Harapan Lama Sekolah dan Rata-rata Lama Sekolah. Kedua indikator ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Selama periode 2012 hingga 2020, harapan lama sekolah di Sultra telah meningkat sebesar 1,20 tahun, sementara rata-rata lama sekolah meningkat 1,28 tahun.

“Selama periode 2012 hingga 2020, harapan lama sekolah secara rata-rata tumbuh sebesar 1,16 persen per tahun. Meningkatnya harapan lama sekolah menjadi sinyal positif bahwa semakin banyak penduduk yang bersekolah,” terangnya.

Surianti menambahkan, pada tahun 2020, harapan lama sekolah di Sultra telah mencapai 13,65 tahun yang berarti bahwa anak-anak usia tujuh tahun memiliki peluang untuk menamatkan pendidikan mereka hingga lulus SMA atau D1. Sementara itu, rata-rata lama sekolah penduduk usia 25 tahun ke atas Sultra tumbuh 1,93 persen per tahun selama periode 2012 hingga 2020. Pertumbuhan yang positif ini dinilai sebagai modal penting dalam membangun kualitas manusia Sultra yang lebih baik.

Dimensi terakhir yang mewakili kualitas hidup manusia adalah standar hidup layak yang direpresentasikan oleh pengeluaran per kapita (harga konstan 2012). Pada tahun 2020, pengeluaran per kapita masyarakat Sultra mencapai Rp 9,331 juta per tahun. Selama periode 2012 hingga 2019, pengeluaran per kapita masyarakat meningkat.

“Namun, pada tahun 2020, pengeluaran perkapita menurun 11 persen dibanding tahun 2019 akibat wabah Covid-19,” pungkasnya. (uli/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy