Hari Ini, 10 Pejabat dan Tokoh Agama di Sultra Divaksin – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Hari Ini, 10 Pejabat dan Tokoh Agama di Sultra Divaksin

KENDARIPOS.CO.ID — Hari ini, Pemprov Sultra menggelar pencanangan vaksinasi Sinovac. Pejabat Pemprov Sultra dan tokoh agama masuk dalam deretan vaksinasi perdana. Mereka termasuk memenuhi kriteria vaksinasi. Sedangkan Gubernur Sultra, Ali Mazi, Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas, Sekda Provinsi Sultra, Nur Endang Abbas, Kapolda Sultra dan Plt.Kadis Dinkes Sultra, Hj.Usnia tak termasuk kategori penerima vaksin.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Nur Endang Abbas

Khusus Gubernur Sultra, tidak menjalani vaksinasi karena tidak memenuhi kriteria sebagai penerima vaksin untuk vaksin jenis Sinovac (yang diterima Sultra). Vaksin Sinovac diperuntukkan bagi rentang usia 18-59 tahun. Gubernur Ali Mazi memasuki usia 60 tahun. Selain itu, juga memiliki penyakit komorbid.

Adapun Wakil Gubernur Lukman Abunawas, selain faktor usia juga karena sebelumnya pernah dinyatakan positif Covid-19. Selanjutnya, Sekretaris Daerah Nur Endang Abbas dan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Usnia juga dinyatakan memiliki penyakit komorbid sehingga tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksinasi.

Sekda Sultra, Nur Endang Abbas mengatakan, vaksinasi akan digelar di aula Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas. “Dimana ini akan di ikuti 10 orang yang kita kirim. Karena memang secara nasional masing-masing provinsi harus mengirim perwakilan sekira 10 orang,” ujarnya kepada Kendari Pos, Rabu (13/1) kemarin.

“Jenderal” ASN Sultra itu menambahkan, selain 10 pejabat Pemprov Sultra itu, ada pula tokoh agama. “Jadi memang bukan saja tenaga kesehatan. Vaksinasi perdana dimulai dari pejabat Pemprov Sultra, tokoh agama selanjutnya para tenaga kesehatan (Nakes),”ucap Nur Endang Abbas.

Menurut mantan Kepala BKD Sultra itu, bagi siapapun yang memiliki penyakit penyerta (Komorbid) tidak boleh divaksin, termasuk seseorang yang pernah terparpa Covid-19. Vaksin Sinovac hanya diperuntukkan bagi rentang usia 18-59 tahun.

Nur Endang mengatakan, vaksin Sinovac ini sudah mendapat izin BPOM dan ada izin halalnya sehingga dinyatakan aman. Lagipula pemerintah tidak akan mungkin membuat masyarakatnya susah. “Masyarakat tidak perlu khawatir. Tidak ada jalan lain menghindari Covid-19 ini kecuali dengan vaksin,”pungkasnya.

Plt.Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Hj. Usnia mengatakan tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 adalah semua fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) milik pemerintah pusat, pemprov, pemerintah kabupaten dan kota, atau milik masyarakat atau swasta yang memenuhi persyaratan. Misalnya Puskesmas, Puskesmas pembantu, klinik, rumah sakit (pemerintah, TNI/Polri, Swasta), dan unit pelayanan kesehatan di kantor kesehatan pelabuhan (KKP).

“Selain provinsi, Kota Kendari dan Kabupaten Konawe kan bakal melakukan vaksinasi secara bersamaan pada hari ini. Kedua daerah ini telah memiliki tenaga vaksinator yang telah kita latih,”ujar Hj.Usnia.

Sebagai salah seorang pejabat yang akan di vaksin, Kepala Dinas Kominfo Sultra, Ridwan Badallah mengaku sudah sangat siap. Waktu vaksinasinya dijadwalkan mulai pagi sampai selesai. “Sejak awal saya memang sudah siap, sebab ini memang demi kesehatan saya juga agar terhindar dari Covid-19,”jelasnya.

Dia melanjutkan, selama ini pihaknya sudah mengimbau masyarakat agar tidak takut divaksin Covid-19. Sebab vaksin ini membantu terbebas dari Covid-19. “Sekali lagi, jangan takut (divaksin),” ujar Ridwan Badallah.

Untuk diketahui dari 20.400 dosis vaksin yang diterima Pemprov Sultra, telah didistribusikan ke Kabupaten Konawe sebanyak 3.600 dosis dan Kota Kendari sebanyak 8.680 dosis. Sisanya, sebanyak 8.120 dosis untuk para tenaga kesehatan dan pejabat lingkup Pemprov Sultra. (rah/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy