DPRD Kolaka Desak Pemerintah Bangun Tanggul – Kendari Pos
Kolaka

DPRD Kolaka Desak Pemerintah Bangun Tanggul


KENDARIPOS.CO.ID — Warga yang berdomisili di Desa Konaweha, Kecamatan Samaturu, khususnya di dusun I dan 2 mulai siaga. Tidur mereka di malam hari kini tidak nyenyak. Pasalnya, tanggul penahan ombak di wilayah itu telah ambruk. Dengan kondisi gelombang laut yang tinggi saat ini, dikhawatirkan dapat menghantam rumah mereka. Kepala Desa Konaweha, Hastu, mengungkapkan, meskipun sejak tahun 2018 lalu tanggul penahan ombak di desa tersebut ambruk, namun hingga kini belum ada perbaikan dari pihak pemerintah daerah maupun pusat. Padahal kata dia, di dua dusun itu terdapat sekitar 200 kepala keluarga (KK) yang rumahnya selalu terendam air laut saat ombak.

Ketua DPRD Kolaka, Saifullah Halik (kiri) saat memantau tanggul yang roboh di pesisir Desa Konaweha, kemarin. Pihaknya mendesak pemerintah segera melakukan perbaikan.

“Sejak tanggul itu roboh, setiap musim ombak rumah warga selalu direndam air laut. Yang paling parah itu di dusun 2. Sekarang mereka mulai was-was karena beberapa hari ini cuaca tidak bagus,” keluhnya, kemarin. Sebagai Pemerintah Desa Konaweha, kata Hastu dirinya telah mengajukan permintaan ke Pemerintah Pusat dan Daerah untuk pembangunan kembali tanggul tersebut. Namun, hingga kini permintaan yang telah diajukan tersebut tak kunjung direalisasikan.

“Tanggul yang ambruk ini sudah pernah disurvei oleh BPBD Kolaka, Tim Penyusunan Musrembang Bappeda dan DPRD. Saya juga sudah mengantar langsung proposal ke Balai Wilayah Sungai Wilayah IV Sulawesi di Kota Kendari. Tapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata dari pihak yang berwenang,” datar Hastu.

Sementara itu, Ketua DPRD Kolaka, Saifullah Halik, mengaku telah memantau tanggul yang roboh di Desa Konaweha tersebut. Menurut Legislator Partai Gerindra itu, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian dari pemerintah di semua tingkatan baik pusat maupun daerah. “Persoalan abrasi pantai yang terjadi di Desa Konaweha ini sudah mengancam pemukiman masyarakat. Oleh karena itu, kami berharap ini segera mendapat perhatian mengingat warga yang bermukim di pesisir. Saat cuaca ekstrem seperti ini mereka menjadi tidak tenang karena memikirkan dampak bencana. Jadi yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah segera membangun pemecah ombak di sepanjang pantai tersebut,” desak Syaifullah. (b/fad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy