DPR Sebut Komjen Listyo Sigit Sudah Dipanggil Presiden – Kendari Pos
Nasional

DPR Sebut Komjen Listyo Sigit Sudah Dipanggil Presiden

KENDARIPOS.CO.ID — Anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan mengaku sudah mendengar Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo bakal menggantikan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis. Bahkan Trimedya menyebut, Listyo juga telah dipanggil oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai bursa Kapolri ini.

“Memang saya dengar dari orang-orang dia di Solo, sudah tiga hari yang lalu sudah final, seminggu lalu dia sudah dipanggil Jokowi, tapi kita lihat aja kan, buktinya nanti,” ujar Trimedya kepada wartawan, Selasa (12/1).

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo, menjadi salah satu calon kapolri menggantikan Jenderal Pol Idham Aziz

Trimedya berujar, Listyo memang sudah memenuhi kriteria sebagai calon Kapolri. Karena dia salah satu jenderal bintang tiga yang kapasitasnya tidak perlu diragukan.
“Mudah-mudahan Pak Sigit ini bisa melaksanakan tugasnya,” katanya.

Trimedya mengatakan saat ini pengumuman calon Kapolri sangatlah terbuka berbeda dengan yang sebelumnya. Karena calon Kapolri ini diumumkan oleh Ketua Kompolnas Mahfud MD.

“Pak Mahfud kemarin mengumumkan nama yang diajukan Kompolnas, biasanya kan enggak, periode pertama Jokowi kan enggak, ini kan Pak Mahfud umumkan ada lima nama yang diajukan Kompolnas,” ungkapnya.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan, nama calon kapolri yang tengah beredar di media sekarang ini masih spekulasi. “Nama calon Kapolri yang beredar di media sekarang masih ‘tebak-tebak buah nangka’ alias spekulasi,” terang Mahfud dalam akun Twitter-nya @mohmahfudmd yang terpantau di Jakarta, Selasa (12/1).

Hingga saat ini, lanjut dia, Presiden Joko Widodo belum mengirimkan nama calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Pol Idham Azis ke DPR. ’’Belum ada yang tahu siapa calon kapolri kita sebab Presiden masih mempertimbangkan secara seksama siapa yang paling tepat untuk jabatan tersebut,’’ kata Mahfud.

Mahfud yang juga menjabat Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) itu menjelaskan, ada cara khas yang sering dilakukan Presiden Jokowi dalam memilih seorang pejabat. ’’Presiden Jokowi akan meminta dibuatkan 5 draf surat pengusulan yang berisi nama-nama yang berbeda. Pada saat yang tepat beliau tandatangani salah satunya, sedangkan draf surat yang tidak ditandatangani dimusnahkan,’’ kata Mahfud.

Jadi, tambah dia, tidak ada yang tahu kecuali setelah diumumkan secara resmi oleh Presiden Jokowi. Sebelumnya, Mahfud MD menyebutkan lima nama calon Kapolri telah diserahkan kepada Presiden Joko Widodo untuk menggantikan Jenderal Pol Idham Azis.

Mahfud MD memaparkan kelima calon penerus kepemimpinan Jenderal Pol Idham Azis, seluruhnya menyandang bintang tiga. Kelimanya adalah Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, kemudian Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafly Amar.

Lalu, Kepala Bareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto, dan Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri Komjen Pol Agus Andrianto.

Adapun nantinya Presiden Jokowi akan memilih nama calon tunggal Kapolri untuk diserahkan ke DPR. Setelah itu akan mengikuti fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan di DPR. DPR punya tenggat waktu 20 hari sejak surat presiden diterima untuk memutuskan setuju atau tidak atas pencalonan kandidat.

Namun, nama yang santer disebut-sebut akan menggantikan Jenderal Pol Idham Azis, yakni Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono dan Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

Komjen Listyo langsung membantah hal tersebut. Dia mengaku tidak tahu mengapa tiba-tiba nama dia muncul dan diisukan menjadi Kapolri. “Saya tidak tahu kenapa tiba-tiba isu itu muncul. Karena tidak jelas sumbernya jadi saya bilang itu hoaks saja,” kata Listyo kepada wartawan, Selasa (12/1).

Menurut mantan Kapolda Banten ini, yang terpenting sekarang adalah bagaimana Bareskrim bekerja secara profesional dan pembenahan internal. “Agar bisa melakukan penegakan hukum secara tegas, humanis, transparan, bisa memberikan rasa aman, dan memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan untuk masyarakat,” tegas lulusan Akpol 1991 ini.

Diketahui, belakangan ini nama Komjen Listyo Sigit santer disebut menjadi calon pengganti Kapolri Jenderal Idham Azis yang pensiun pada Februari 2021. Apalagi, Komjen Listyo disebut sebagai orang dekat Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Pasalnya, dulu ketika masih berpangkat Kombes, dia sempat menjadi ajudan Presiden Jokowi. (cuy/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy