KENDARIPOS.CO.ID — Meski pandemi Covid-19 belum tertangani dengan baik, bukan berarti pelayanan pendaftaran calon jamaah haji (CJH), dihentikan. Bukannya berkurang, pendaftar calon haji di Wakatobi justru kian meningkat. Bahkan hampir setiap hari ada warga yang datang mendaftar di Kantor Kemenag Wakatobi. Kepala Kantor Kemenag Wakatobi, Khalifah, menjelaskan, pihaknya tetap memberikan pelayan prima pada masyarakat yang mendaftar calon haji. Pada tahun 2020 lalu, daftar tunggu keberangkatan calon haji di daerah itu telah capai 21 tahun.

ilustrasi

“Pelayanan bagi masyarakat yang mendaftar haji tetap maksimalkan. Kami selalu mengupayakan meningkatkan pelayanan kami meskipun kita tahu bersama bahwa saat ini kita tengah hadapi pandemi Covid-19,” terang Khalifah, Selasa (5/1). Ia menjelaskan pada tahun 2020 saja dalam sebulan ada sebanyak 32 warga yang mendaftar haji di Kemenag Wakatobi. Animo masyarakat yang ingin naik haji diklaim cukup tinggi. “Tahun 2019 daftar tunggu itu masih 19 tahun. Tapi pada tahun 2020 daftar tunggu haji di Wakatobi sudah 21 tahun. Kita belum tau untuk tahun 2021 ini,” tambahnya.

Meskipun pada tahun lalu ada sebanyak 83 calon jamaah haji yang diundurkan jadwal keberangkatannya karena kebijakan Arab Saudi akibat virus corona, pihaknya sudah memiliki tiga alternatif terkait hal ini. Untuk tahun 2021, Khalifah menjelaskan bisa saja akan berangkat utuh seperti biasa. Namun kondisi terburuknya, akan bernasib sama dengan tahun 2020 yang terpaksa harus ditunda jika Covid-19 belum tertangani dengan baik.

“Kita punya tiga alternatif, pertama jika sudah diizinkan Arab Saudi maka berangkat sesuai kuota sebanyak 83 orang. Kedua, kalau kebijakan hanya 50 persen saja maka kita akan menyesuaikan sebanyak itu juga. Dan terakhir ini kalau pandemi ini belum berakhir maka bisa saja tertunda lagi seperti tahun 2020. Tapi, kita berharap semoga virus ini segera berakhir dan semua bisa kembali normal lagi,” harapnya. (c/thy)