Butuh Sekab Definitif, Bupati Muna Minta TAPD Siapkan Dana Lelang Jabatan

KENDARIPOS.CO.ID — Kekosongan kursi Sekretaris Kabupaten (Sekab) Muna hingga kini sudah berlangsung lebih dari setahun. Dalam kurun waktu tersebut, posisi Sekab ditempati secara bergantian oleh penjabat sementara. Pelaksanaan lelang untuk menentukan pejabat defenitif rencananya akan dilaksanakan tahun 2021 ini. Bupati Muna, LM. Rusman Emba, menerangkan, ia telah meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menghitung kebutuhan biaya pelaksanaan lelang jabatan. Anggaran tersebut nantinya akan ditaktisi dalam APBD 2021. Rusman berharap, wacana lelang itu bisa segera terlaksana.

“Kita sudah sangat butuh Sekab defenitif. Makanya saya minta agar TAPD segera masukkan anggaran terkait ke dalam APBD. Semoga saja tahun 2021 lelangnya bisa dibuka,” jelasnya, Minggu (3/1). Rusman menerangkan, lelang jabatan itu nantinya secara teknis akan dikoordinasikan dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Masing-masing akan memberikan rekomendasi maupun petunjuk dalam pembentukkan panitia seleksi (Pansel) Sekab. “Teknisnya nanti perlu koordinasi. Itu akan kita lakukan secepatnya,” papar Muna-1 tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSPDM) Muna, Sukarman Loke, menyebut untuk mengisi jabatan Sekab secara defenitif, memang perlu melalui mekanisme lelang. Sempat direncanakan tahun 2020, lelang itu urung dilaksanakan karena kesiapan anggaran yang belum memadai. Pemkab Muna baru menyiapkan kebutuhan biaya untuk mencari jenderal ASN itu senilai lebih kurang Rp 500 juta pada APBD tahun ini. “Kita upayakan tahun ini,” terangnya.

Kursi Sekab Muna memang sudah tidak dipegang pejabat defenitif sepeninggal Almarhum Nurdin Pamone, pertengahan 2019 lalu. Jabatan terkait diisi secara bergantian oleh Asisten III Sekretariat Kabupaten (Setkab) Muna, Ali Basa dan Muh. Djudul, Staf Ahli Gubernur Sultra masing-masing enam bulan, lewat satu kali perpanjangan masa tugas. Saat ini, posisi itu diemban oleh Syahruddin Nurdin, Kepala BPSDM Provinsi Sultra sebagai penjabat sementara. (b/ode)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *