Bupati Rusman Emba Menata RTH hingga Pengembangan Ekonomi Kreatif – Kendari Pos
Muna

Bupati Rusman Emba Menata RTH hingga Pengembangan Ekonomi Kreatif

KENDARIPOS.CO.ID — Bupati Muna, LM. Rusman Emba bakal menata wajah Kota Raha agar lebih bersih dan nyaman. Politisi PDIP ini menilai, kebersihan kota akan menjadi cermin kemajuan Kabupaten Muna. Sekaligus memberi kenyamanan bagi warga yang tinggal menetap ataupun sekadar berkunjung ke wilayah Bumi Sowite. Dirinya berharap segenap warga mendukung kebijakan itu, dengan mengambil peran dan tanggung jawab dalam menjaga kebersihan kota.

Bupati Muna, LM. Rusman Emba didampingi Kepala DLH, Syukur Akbar berdialog dengan pegawai kebersihan di kawasan RTH Tugu Jati. Rusman ingin otoritanya lebih bersih dan tertata. Supaya bisa menjadi tujuan wisatawan.

Memulai rencana penataan itu, Rusman mengumpulkan seluruh tenaga kebersihan yang bekerja pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muna. Dirinya minta kebersihan kota harus diperhatikan secara penuh. Mulai dari urusan sampah hingga taman dan ruang terbuka. “Sebagai imbalannya, honor petugas kebersihan akan kami naikkan Rp250 ribu per orang dari honor semula,” janji Rusman Emba, kemarin.

Sesuai data DLH, petugas kebersihan yang bertugas di kawasan perkotaan berjumlah 270 orang. Mereka dibagi ke dalam regu pengangkut sampah, pembabat rumput dan pertamanan. Selama ini honor pegawai kontrak itu berkisar antara Rp600.000 hingga Rp1 juta. Rusman meminta, setelah kenaikkan honor itu, kinerja dalam urusan sampah dan pertamanan semakin baik. “Kita targetkan mulai tahun ini, kebersihan wajah Kota Raha lebih terjaga. Mulai dari sampah sampai rerumputan harus diperhatikan baik-baik,” harapnya.

Selain soal kebersihan, mantan Ketua DPRD Sultra itu juga menyiapkan beberapa program penataan kawasan perkotaan. Diantaranya ada empat titik yang akan dibuat menjadi ruang terbuka sekaligus sentral ekonomi kreatif. Keempatnya antara lain wilayah tugu Jati, kawasan pusat kuliner di area tugu pesawat, kawasan by pass menuju pelabuhan Nusantara dan kawasan patung kuda. Ke empatnya diproyeksikan menjadi pusat kegiatan masyarakat dalam Kota Raha.

“Tempat-tempat tongkrongan akan kita tata agar lebih nyaman. Misalnya di pusat kuliner saat ini (tugu pesawat). Termasuk di kawasan patung kuda akan dibuat pusat jajanan serba ada,” jelasnya. Rusman menjelaskan, ruang terbuka hijau dan pengembangan kawasan ekonomi kreatif, dipastikan akan didesain futuristik sesuai “selera” anak muda.

Penataan kawasan perkotaan itu, dimaksudkan untuk memercantik wajah Kota Raha sebagai representasi wajah Kabupaten Muna. Selain itu, desain kawasan itu juga akan mengakomodasi pengusaha-pengusaha muda terutama di sektor kuliner. “Kami hanya memberi ruang agar milenial kita bisa mendapatkan tempat menyalurkan jiwa usahanya. Ini salah satu upaya kita mengakselerasi pembangunan daerah dari sisi perekonomian,” terangnya.

Lebih jauh, Rusman menjelaskan, Kota Raha perlahan harus menjadi kawasan yang nyaman dikunjungi dengan aktivitas produktif. Makanya, ia juga meminta masyarakat ikut menjaga kotanya dari kebiasaan membuang sampah sembarangan dan menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban. Rusman menyebut Kota Raha sudah waktunya menjadi tujuan berlibur bagi masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra). Untuk mencapai target tersebut, Pemkab dan masyarakat harus saling bersinergi. Mulai dari hal kecil sampai yang monumental. “Kita mulai dari kebersihan dulu. Setelah itu ekonomi kreatif. Sehingga Raha ini hidup dan bergeliat. Mudah-mudahan kebijakan ini dimudahkan,” pungkasnya. (b/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy