Bupati Kery Kampanyekan One Day No Rice – Kendari Pos
Nasional

Bupati Kery Kampanyekan One Day No Rice


KENDARIPOS.CO.ID — Sagu merupakan sumber bahan pangan alternatif pengganti beras selain jagung, ubi dan talas. Di Konawe, tanaman sagu sama melimpahnya dengan hasil pertanian andalan berupa beras. Untuk menjaga ketahanan pangan di wilayahnya, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, mengajak warganya menggiatkan konsumsi makanan berbahan dasar sagu. Bupati Kery mulai mengkampanyekan gerakan sehari tanpa nasi alias one day no rice.

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa mengatakan, kampanye gerakan one day no rice, sebenarnya memiliki beberapa tujuan. Di samping mengurangi ketergantungan konsumsi beras, gerakan tersebut bisa melekatkan identitas kearifan lokal Konawe yang tak bisa dipisahkan dari pola konsumsi sagu.

“Istilahnya itu mosonggi. Bagi orang Konawe, tidak afdal kalau makan tapi tidak mosonggi. Kayak ada yang kurang begitulah. Nah, ini yang mau kita gencarkan lewat gerakan sehari tanpa nasi,” ujar Kery Saiful Konggoasa, Kamis (7/1) kemarin.

Untuk memback up sosialisasi gerakan tersebut, Bupati Kery telah menyiapkan fasilitas kepada para petani sagu. Sebut saja, Kery telah membuatkan lahan percontohan (demplot) sagu di beberapa wilayah di otoritanya. Misalnya, demplot sagu di Kecamatan Konawe dan Besulutu. Tak hanya dibuatkan demplot, keseriusan orang nomor satu di Konawe itu juga dibuktikan dengan memberikan bantuan alat-alat pengolah sagu kepada kelompok petani sagu di wilayah setempat. “Karena bagaimana kita mau canangkan gerakan itu kalau produksi sagu kita tidak maksimal,” tambah Kery S Konggoasa.

Mantan Ketua DPRD Konawe itu juga menyebut, kampanye one day no rice mulai dicetuskan sejak gelaran Hari Pangan Sedunia (HPS) ditahun 2019 lalu. Apalagi kala itu, rombongan duta besar (dubes) negara sahabat berdecak kagum saat berkunjung di demplot sagu yang berada di Desa Labela Kecamatan Besulutu.

Kery Saiful Konggoasa memastikan Pemkab Konawe bakal mendukung penuh gerakan sehari tanpa nasi. Meskipun memang, sambungnya, hal tersebut kemungkinan belum bisa diintepretasikan lewat program kebijakan lantaran keterbatasan anggaran.

“Kita berharap mudah-mudahan postur APBD Konawe segera membaik. Tapi pada prinsipnya, proses sosialisasinya terus kita lakukan. Sebab, itu merupakan denyut nadi dalam rangka mendukung perwujudan ketahanan pangan di Konawe,” ungkap Bupati Konawe dua periode itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Konawe, Muhammad Akbar, menjelaskan, tanaman sagu di Konawe sangat potensial untuk dikembangkan. Saat ini, lanjutnya, luas hutan sagu di Konawe mencapai 2.700 hektare. Dari luasan tersebut, total produksi sagu yang dihasilkan dalam setahun bisa mencapai 120 ribu ton sagu basah. “Karena kita estimasikan, satu hektar hutan sagu mampu menghasilkan 100 sampai 200 ton sagu basah,” tuturnya.

Muhammad Akbar mengatakan, gerakan one day no rice yang saat ini dikampanyekan Pemkab Konawe, merupakan bentuk dukungan terhadap program diversifikasi pangan yang saat ini tengah digalakkan oleh pemerintah pusat. Aktualisasi gerakan tersebut, sambungnya, minimal dilakukan warga setiap minggunya untuk membiasakan tak mengonsumsi nasi dalam sehari saja. “Ini juga bagian menjaga ketahanan pangan yang ada di Konawe,” yakin mantan Camat Unaaha itu.

Meski baru sebatas ajakan dari pemkab, menurut Muhammad Akbar, warga Konawe sebenarnya sudah terbiasa mengonsumsi bahan pangan lokal yang bersumber dari tanaman sagu. Warga mengolah sagu untuk dijadikan makanan khas bernama Sinonggi. Apalagi memang, sebutnya, sebelum tahun 1980-an warga Konawe memang sudah menggunakan sagu dan ubi sebagai makanan pokok.

“Selain beras, Konawe juga menjadi lumbung sagu. Kita bisa lihat dirumah-rumah warga, tiap hari pasti ada yang mosonggi. Makanya kami yakin, kampanye gerakan one day no rice ini akan lebih mudah diterima masyarakat,” tandas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Konawe itu. (adi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy