Bentengi Nakes Lewat Sinovac, 194 Nakes Batal Divaksin – Kendari Pos
Metro Kendari

Bentengi Nakes Lewat Sinovac, 194 Nakes Batal Divaksin

KENDARIPOS.CO.ID — Potensi penularan virus covid-19 di Kota Kendari terus dibentengi. Tidak hanya melalui penerapan protokol kesehatan (Prokes), Pemkot Kendari terus melakukan vaksinasi. Untuk tahap awal, vaksinasi diperuntukan tenaga kesehatan (Nakes). Hingga kini, jumlah Nakes yang telah di menerima suntikan vaksin sinovac sebanyak 1.119 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, drg Rahminingrum mengatakan Nakes yang telah divaksin akan diinput ke aplikasi P-Care Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan telah melakukan registrasi ulang. “Mereka harus divaksin karena termasuk kelompok yang rentan terpapar covid-19. Selain itu, mereka (nakes) merupakan garda terdepan dalam upaya percepatan penanganan covid-19,” kata Rahminingrum.

VAKSIN : Ketua IDI Kota Kendari, dr Algazali Amirullah saat menerima suntikan vaksin sinovac di Private Medical Care Center (PMCC) RSUD Kota Kendari.

Hingga Minggu (24/1), sebenarnya jumlah nakes yang harusnya sudah divaksin sudah mencapai 1.313 nakes dari 4.300 nakes yang menjadi sasaran vaksinasi di Kendari. Namun karena beberapa halangan dan alasan, sekira 194 nakes batal divaksin.

“Ada 10 penyebab sehingga vaksinasi bagi para nakes ini batal atau tertunda, yakni karena mereka mengalami hipertensi saat hendak divaksin, menderita penyakit kronis, sedang menyusui, hamil, penyintas Covid-19, menderita diabetes, penyakit paru kronis, jantung, kanker, dan penyakit ginjal,” jelasnya.

Bagi nakes yang memenuhi kriteria vaksinasi sambungnya, segera melakukan registrasi ulang untuk menerima vaksin. Itu penting untuk memberikan tambahan imunitas agar mencapai kekebalan kelompok (Herd Immunity). Apalagi nakes adalah kelompok yang memiliki resiko tinggi terpapar covid-19. “Selain itu juga untuk mengedukasi masyarakat untuk mau di vaksin. Kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa vaksin aman dan halal,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Kendari, dr Algazali Amirullah mengatakan secara umum nakes di Kota Kendari siap untuk di vaksin. Hal itu dilakukan selain karena nakes merupakan salah satu kelompok dengan resiko penularan covid-19, juga sebagai upaya meyakinkan masyarakat untuk mau diberikan anti virus itu.

Terlebih, lanjut dia, vaksin sudah melalui Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) atau efektifitas obat itu sudah melalui tahap uji klinis dari fase 1, 2 dan 3, sehingga sudah layak diberikan. “Jadi, pasti kami dari tenaga kesehatan sudah oke. Sudah siap untuk di vaksin,” ujarnya.

Vaksin sinovac kata dr Algazali, memiliki khasiat membentuk anti bodi dalam tubuh. Itu penting bagi masyarakat dimasa pandemi covid-19 saat ini guna mendapatkan tambahan imunitas agar mencapai kekebalan kelompok atau Herd Immunity, “Berdasarkan uji BPOM memang ada efek samping antara lain nyeri, iritasi, rasa ngantuk, serta pembengkakan yang tidak bahaya dan dapat pulih kembali keesokan harinya pasca pemberian,” pungkasnya. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy