Aspal Buton Menasional, Menteri Luhut : Untuk Jalan Skala Besar hingga Desa – Kendari Pos
Nasional

Aspal Buton Menasional, Menteri Luhut : Untuk Jalan Skala Besar hingga Desa

KENDARIPOS.CO.ID — Banyak kekayaan alam terkandung dalam perut Bumi Sultra. Bukan hanya mineral ore nikel, emas (di Bombana), tetapi juga aspal di Kabupaten Buton. Aspal Buton (Asbuton) sebentar lagi akan menasional. Kualitas Asbuton tak diragukan lagi.
Asbuton akan melapisi ruas-ruas jalan secara nasional bahkan hingga kawasan pedesaan. Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat memimpin rapat pengembangan dan peningkatan penggunaan Aspal Buton dalam negeri.

Gubernur Sultra, Ali Mazi (kanan) didampingi Sekda Provinsi Sultra, Hj.Nur Endang Abbas mengikuti rapat virtual pengembangan dan peningkatan penggunaan Aspal Buton dalam negeri bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Selasa (19/1).

Rapat ini dilaksanakan di rujab gubernur secara virtual yang dihadiri Gubernur Sultra Ali Mazi, Bupati Buton La Bakry, pejabat Pemprov Sultra dan sejumlah direktur jenderal dari berbagai kementerian.

Menteri Luhut mengatakan, pemanfaatan aspal Buton yang diproduksi Sultra tidak hanya bagi proyek-proyek pembangunan jalan berskala besar. Tetapi juga ditekankan pada pembangunan jalan dengan program padat karya di kawasan pedesaan.

“Dalam waktu dekat, saya akan segera membentuk tim untuk meninjau aspal Buton. Gagasan pemanfaatan aspal Buton dalam program-program padat karya ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk menggencarkan penggunaan produk dalam negeri,” ujar Menteri Luhut Binsar Pandjaitan, Selasa (19/1) kemarin.

Purnawirawan jenderal TNI itu menyahuti usulan Gubernur Sultra, Ali Mazi. Gubernur menguslkan agar Sultra menjadi pilot project program pemanfaatan aspal Buton untuk pembangunan jalan sepanjang 1.000 kilometer oleh Kementerian PUPR pada tahun 2021. Menteri Luhut mengatakan akan mendiskusikan usulan Gubernur Ali Mazi dengan kementerian terkait.

“Pengelolaan aspal Buton akan dialokasikan dimana saja. Tetapi ini masih akan didiskusikan lebih lanjut. Yang jelas penggunaan aspal Buton akan direalisasikan pada bulan April atau Mei mendatang,” kata Menteri Luhut.

Gubernur Sultra, Ali Mazi mengatakan, sebelum rapat bersama Kemenko Marves, pihaknya telah melakukan rapat terbatas terkait agenda rapat pengembangan dan peningkatan penggunaan Aspal Buton dalam negeri, kemarin. Gubernur Sultra, Ali Mazi ingin agar proyek pengaspalan jalan dengan menggunakan aspal Buton sepanjang 1.000 kilometer oleh Kementerian PUPR di tahun 2021 ini.

“Bukan itu saja, kami juga mengusulkan ke pemerintah pusat, melalui kementerian perhubungan terkait pengembangan sejumlah sarana dan prasarana penunjang dalam rangka pemanfaatan aspal Buton yakni pengembangan Pelabuhan Nambo di Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton,” ungkap Ali Mazi.

Pelabuhan itu merupakan “pintu utama” mengantarpulaukan produk aspal Buton, baik hasil olahan maupun bahan lapis penutup jalan beraspal Buton. Untuk menjamin kelancaran pengangkutan bahan baku aspal dari Kabungka ke Pelabuhan Nambo, diperlukan pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 29 kilometer.

Poin yang tak kalah krusial adalah usulan ke pemerintah pusat agar Sultra ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Nasional. Gagasan ini dilatarbelakangi oleh potensi Sultra yang sangat besar. “Potensi kita bukan saja aspal Buton, tetapi memiliki potensi nikel sangat besar, potensi emas, minyak dan gas bumi (migas). Selain itu, potensi mangan, kromit, marmer, batu gamping dolomit (kapur pertanian), batu gamping, tanah liat, pasir kuarsa, pasir besi, dan magnetit,” jelas Gubernur Sultra Ali Mazi.

Selain energi dan sumber daya mineral, Sultra juga memiliki potensi sumber daya alam lainnya, meliputi bidang perikanan, pertanian, perkebunan, pariwisata dan kehutanan. “Peluang potensi ini masih sangat terbuka untuk dikembangkan,”pungkas Gubernur Sultra Ali Mazi.

Sementara itu, Bupati Buton La Bakry mengungkapkan, pada prinsipnya aspal Buton siap untuk memenuhi kebutuhan pengaspalan jalan 1.000 kilometer di seluruh wilayah Indonesia. “Hanya saat ini, Pelabuhan Nambo di Kecamatan Lasalimu, sedang dalam proses reklamasi yang membutuhkan waktu satu atau dua bulan ke depan diselesaikan. Pelabuhan ini merupakan pintu utama dalam mengantarpulaukan produk aspal Buton,” ujarnya. (rah/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy