ASN Malas Terancam Diberhentikan

KENDARIPOS.CO.ID — Pucuk pimpinan “Jenderal” Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut) telah diamanahkan pada H. Kasim Pagala, sebagai Plt Sekretaris Kabupaten (Sekab). Ada beberapa hal yang terus dimaksimalkan dalam masa kepemimpinan pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Konut tersebut.

H. Kasim Pagala

Salah satunya, memaksimalkan kedisiplinan ASN yang dianggap perlu ditingkatkan lagi. Khususnya oknum-oknum ASN yang tidak disiplin. Penerapan peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2009, akan ditegakan bagi ASN yang melanggar ketentuan aturan main.
“Bagi ASN yang tidak masuk kerja selama 46 hari, selama Januari-Desember kita berikan sanksi seberat-beratnya dengan pemberhentian secara tidak hormat. Tentu dengan mekanisme aturan yang dilakukan,” tegas Plt Sekab Konut, H. Kasim Pagala, Selasa (5/1).

Selain itu, ayah dari Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Rizki Brilian Pagala tersebut, akan menerapkan tiga perubahan reformasi birokrasi di lingkup Pemkab Konut, untuk mendapatkan birokrasi yang handal dan disiplin. Diantaranya perubahan strategi, mindset dan manajemen. “Perubahan pola pikir ASN yang perlu dibenahi, kenapa demikian. Karena rata-rata ASN yang ada di Konut belum sepenuhnya memahami tugas pokok mereka. Mereka hanya bekerja seputaran jika diberikan tugas saja,” ungkap H. Kasim Pagala.

Kemudian, ASN yang diharapkan mampu memahami apa yang akan dikerjakan dan seperti apa model pelaksanaanya. Hal tersebut juga berkorelasi dengan tunjang penghasilan pegawai (TPP), yang akan diberikan pada ASN. “Indikator untuk mendapat TPP sudah jelas. Bagi siapa yang tidak mampu menjalankan tugas, apa boleh buat. Kita tetap konsisten menerapkan aturan yang ada,”pungkasnya. (c/min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *