Anak Jalanan Kian Marak di Kota Kendari – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Anak Jalanan Kian Marak di Kota Kendari

KENDARIPOS.CO.ID — Keberadaan anak jalanan (anjal) di Kota Kendari semakin marak. Mereka kerap terlihat di sejumlah jalan protokol terutama di tiap traffic light atau lampu merah. Selain itu, para anjal ini sering berkumpul di sejumlah sarana publik lainnya termasuk kawasan pelataran MTQ Square. Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Rahman Tawulo tak menampik hal itu. Dia menilai, untuk menangani anjal yang semakin banyak bermunculan. Untuk itulah, Pemkot harus melakukan pendekatan khusus.

“Secara umum yang dibutuhkan adalah perlindungan sosial melalui advokasi, agar mereka tidak dijalanan seperti banyak terlihat. Bisa juga dengan pemberdayaan melalui berbagai macam usaha sekaligus ditunjang dengan kebijakan hukum. Ini yang harusnya dilakukan, ” ujar Rahman. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengungkapkan, penanganan anjal yang hanya sekedar menampung di Dinas Sosial (Dinsos) tidak akan efektif untuk menghilangkan anjal yang diperkirakan jumlahnya cukup banyak. “Kalau tidak ada pencegahan di jalan, perlindungan, dan pemberdayaan yang ditunjang kebijakan hukum, saya kira mereka tetap akan kembali ke jalan. Apalagi anjal mudah dieksploitasi oknum-oknum tertentu yang ingin mengambil keuntungan dari mereka,” ujar Rahman.

Ketua Komisi I DPRD Kendari Rizky Brilian Pagala ikut prihatin dengan banyaknya anjal di Kendari. Menurut Rizky, maraknya anjal dikarenakan kurangnya anggaran penanganan. “Kendala mereka (Dinsos) setelah menertibkan anjal, mereka tidak tahu bagaimana pembiayaan nya. Jadi penanganan anjal ini kembali tidak maksimal karena anggaran yang kurang, ” imbunya. Kepala Dinsos Kota Kendari, Indra Muhammad mengaku pihaknya bersama satgas penanganan anjal rutin melakukan razia disejumlah titik wilayah yang dianggap sebagai tempat berkumpulnya para anjal. “Razia dan penertiban terus kami lakukan. Memang ini bukan persoalan mudah karena mereka (anjal) menggantungkan hidupnya dengan itu (mengemis). Sudah banyak yang diamankan dan dibina. Ada juga yang sudah sadar tapi masih ada turun kembali ke jalan. Nah ini problem,” kata Indera.

Meski begitu, pihaknya berkomitmen akan terus berupaya memberantas anjal. Bagi yang kedapatan tentu akan diamankan dan untuk selanjutnya dilakukan pembinaan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi. Bahkan pihaknya tak segan melakukan penahanan bapi para anjal yang melakukan kejahatan jalanan seperti pemalakkan. “Kebetulan dalam tim ada unsur kepolisian. Tentu akan ditindaki kalau melanggar hukum,” kata Indera. Berdasarkan informasi yang dihimpun Kendari Pos dari Dinsos Kota Kendari, setiap bulannya tercatat sekira 30 – 50 anjal terjaring razia. Rata-rata mereka yang terjaring adalah pengemis anak-anak usia dibawah 17 tahun dan dewasa. Sebagiannya lagi adalah para lansia. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy