93 CASN Ikuti Pendidikan Anti Korupsi – Kendari Pos
Hukum & Kriminal

93 CASN Ikuti Pendidikan Anti Korupsi

KENDARIPOS.CO.ID – Pemkot Kota Kendari berupaya keras mewujudkan birokrasi yang bersih dan bebas dari perilaku suap, pungli, gratifikasi dan korupsi. Hal inilah yang mendorong pemkot menggelar pendidikan anti korupsi terhadap seluruh Calon Aparatur Sipil (CASN) Kota Kendari tahun ini. Pendidikan dilaksanakan selama tiga hari, sejak kemarin hingga besok (15/1) di Aula Inspektorat Kendari.

Inspektur Kota Kendari, Syarifuddin mengatakan, pendidikan anti korupsi merupakan salah satu upaya pemkot untuk mendidik secara dasar para CASN sehingga produktifitas, integritas, serta kompetensi tetap terjaga. Selain itu, pendidikan anti korupsi merupakan sebuah pembelajaran dasar yang melatih para CPNSD agar bisa fokus dalam bekerja dan menjalankan suatu perintah serta mencegah dari tindakan korupsi.

Suasana pendidikan anti korupsi yang digelar Inspektorat Kendari. Kegiatan yang diikuti seluruh CPNSD ini diharapkan mampu mencegah perilaku korupsi dilingkungan pemerintahan.

“Dua hal yang perlu kita tanamkan dalam diri ASN Pertama, jangan mengambil hak yang bukan milik kita. Kedua jangan berfikir pekerjaan itu dapat kita kerjakan secara sendirian. Jika dua prinsip dasar ini kita tanamkan dalam diri, maka di manapun kita ditempatkan, siapapun pimpinan kita semua akan berjalan dengan baik. Ini yang kita edukasikan kepada peserta,” kata Syarifuddin, usai membuka pendidikan anti korupsi di Aula Inspektorat Kendari.

Pada kempatan yang sama, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kendari, Susanti mengungkapkan, pelaksanaan pendidikan anti korupsi adalah pengganti kegiatan orientasi CPNSD yang ditiadakan tahun ini karena Covid-19.

“Kami berterima kasih kepada Inspektorat yang menyelenggarakan pendidikan anti korupsi yang dilaksanakan dengan 6 sesi dalam sehari selama 3 hari dengan menerapkan protokol kesehatan. Sehingga diharapkan dapat ini menjadi bekal buat CPNSD dalam prajabatan nantinya,” kata Susanti.

Selain untuk mencegah perilaku KKN, pendidikan anti korupsi dianggap perlu untuk diedukasikan kepada CPNSD agar para abdi negara ini dapat mengenal lingkungan kerjanya. Termasuk mengenal struktur pejabat yang ada di dalam pemerintahan. (c/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy