2021, 77 Hektar Wilayah Kumuh di Kendari Berkurang – Kendari Pos
Metro Kendari

2021, 77 Hektar Wilayah Kumuh di Kendari Berkurang

KENDARIPOS.CO.ID — Kolaborasi Pemkot Kendari dan Balai Prasarana dan Pemukiman Wilayah (BPPW) Sultra patut diapresiasi. Lewat program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), keduanya sukses mengurangi luasan kawasan kumuh di Kota Kendari. Tahun 2021, tercatat 77 hektar kawasan kumuh di Bungkutoko dan Petoaha diatasi.

Landscape Bungkutoko dan Petoaha. Kawasan yang dulunya kumuh, kini telah ditata menjadi objek wisata menarik di Kota Kendari

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan penataan kawasan kumuh di Bungkutoko dan Petoaha akan berdampak positif terhadap kehidupan warga sekitar. Tidak hanya menciptakan kawasan layak huni, penataan wilayah turut mendorong perekonomian warga setempat. Pasalnya, kedua wilayah ini kini menjadi spot wisata baru di kota lulo.

“Dalam waktu yang tidak terlalu lama, bersama teman-teman BPPW kita berhasil merubah kawasan yang dulunya kurang diminati oleh masyarakat karena kumuh. Alhamdulillah, kini bisa diubah menjadi sebuah kawasan yang sangat menarik,” kata Sulkarnain Kadir kemarin.

Kawasan Bungkutoko dan Petoaha katanya, bisa jadi alternatif bagi warga metro yang ingin berwisata. Sebab, kawasan tersebut sudah didesain dengan konsep Water Front City. “Konsep ini adalah mengembangkan potensi sumber daya kawasan pesisir. Mulai dari SDM (Sumber Daya Manusia), SDA (Sumber Daya Alam) hingga menjadi tempat wisata baru. Kita bangun Ruang Terbuka Hijau (RTH), agar perekonomian terutama UMKM bisa berkembang. Kemudian ada tambatan perahu dan kita sajikan pemandangan teluk yang indah,” kata Sulkarnain.

Pasca pengelolaannya diserahkan ke Pemkot Kendari, pihaknya pun berkomitmen untuk menjaga dan merawat kawasan tersebut. Dia bahkan telah menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melakukan pengawasan dan pembersihan rutin pada kedua wilayah tersebut. “Ini adalah aset berharga kita. Tempat ini kita akan jadikan kawasan utama jika ada tamu yang berkunjung. Kita perlihatkan bahwa kawasan kumuh bisa kita rubah jadi tempat wisata yang indah dan menarik,” kata Sulkarnain Kadir.

Terpisah Kepala BPPW Sultra, Mustaba mengapresiasi kerja keras Pemkot Kendari dalam menenata sejumlah kawasan kumuh di kota lulo. Atas capaian ini, tidak menutup kemungkinan program kotaku baik skala kawasan maupun skala lingkungan akan kembali digulirkan di Kendari. “Kita tunggu saja,” pungkasnya. (b/ags)

Kotaku Skala Kawasan
Bungkutoko
Luas Penataan 38,40 Hektar
Masa Pengerjaan September 2019-November 2020
Anggaran Rp 23,3 Miliar
Petoaha
Luas Penataan 38,40 Hektar
Masa Pengerjaan September 2019-November 2020
Anggaran Rp 23,3 Miliar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy