Unilaki Lahirkan Alumni Tangguh, 296 Mahasiswa Diwisuda


KENDARIPOS.CO.ID — Universitas Lakidende (Unilaki) di Kabupaten Konawe kembali menelurkan alumni. Sekira 296 orang mahasiswa tingkat akhir mengikuti prosesi wisuda dalam rapat senat terbuka luar biasa ke-XXI yang digelar di Hotel Nugraha, Kota Unaaha, Kamis (3/12) kemarin. 296 sarjana yang diwisuda tersebut berasal dari 9 program studi (prodi) pada enam fakultas yang ada di Unilaki.

Rektor Universitas Lakidende (Unilaki) Prof.Dr.Hj.Rostin,SE.,MS mewisuda 296 orang mahasiswa tingkat akhir dalam rapat senat terbuka luar biasa ke-XXI yang digelar di Hotel Nugraha, Kota Unaaha, Kamis (3/12) kemarin.

Rektor Unilaki, Prof.Dr.Hj Rostin, SE., MS, mengatakan, gelar akademik yang sudah diraih oleh para wisudawan harus menjadi modal dasar untuk berkarya bagi kemajuan daerah, bangsa, negara dan kemanusiaan. Prof.Rostin menilai, lulusan yang sudah ditempa selama 4-7 tahun di kampus swasta terbesar di Konawe itu, telah menjalani banyak dinamika, pergolakan, dan rintangan yang pastinya berat dan melelahkan.

Sehingga ia yakin, lulusan sarjana Unilaki ini merupakan alumni-alumni tangguh yang mampu bersaing dan menjadi penggerak bagi kemajuan masyarakat dan daerah. Salah satu kriterianya, yakni karya ilmiah berupa skripsi yang dibuat oleh 296 wisudawan Unilaki, terbebas dari plagiat setelah diuji lewat program Turnitin.

“Hasil analisa program Turnitin, 296 skripsi tersebut tingkat similarity berada di bawah 30 persen. Artinya, bebas dari plagiat. Olehnya itu, pelihara nilai-nilai kejujuran akademik ini sebagai bekal saat kembali ke tengah-tengah masyarakat,” ungkap mantan Dekan FEB Universitas Halu Oleo (UHO) itu.

Ketua Senat Unilaki itu menambahkan, proses wisuda pada kampus yang dipimpinnya kali ini, sedikit berbeda daripada wisudah sebelumnya. Normalnya, wisuda di kampus Unilaki digelar dua kali dalam setahun. Namun lantaran situasi pandemi Covid-19, pihak kampus baru bisa melaksanakan wisuda mahasiswa pertama untuk tahun 2020.

“Kita baru dapat rekomendasi dari tim gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 Konawe. Lulusan ini juga, sebelumnya diwajibkan rapid tes sebagai syarat mengikuti wisuda,” ujar Prof. Rostin.

Prof.Rostin menyebut, untuk mencegah timbulnya klaster baru saat wisuda Unilaki, pihaknya menjalankan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 secara ketat di lokasi berlangsungnya kegiatan wisuda. Panitia wisuda dari pihak Unilaki juga melarang wisudawan menyertakan pendamping dalam jumlah yang banyak. Itu dimaksudkan untuk menghindari kerumunan yang berpotensi terjadi setiap kali acara wisuda dihelat. Wadah cuci tangah dilengkapi hand sanitizer disiapkan panitia di pintu masuk lokasi berlangsungnya wisuda. “Yang paling utama, mahasiswa yang diwisuda harus memakai masker,” tutupnya.

Untuk diketahui, wisudawan terbaik tingkat universitas kali ini diraih Priska Ayu Pratiwi Rosabta. Ia merupakan jebolan prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Priska Ayu Pratiwi Rosabta sukses menorehkan IPK 3,92 dengan lama studi 4 tahun 2 bulan. (adi/b)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *