Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Bupati Konawe Bangun Public Service Mall

KENDARIPOS.CO.ID — Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkup pemerintahannya. Ia begitu getol merubah sistem pelayanan publik yang saat ini terpisah di masing-masing instansi. Kery memiliki impian untuk memudahkan masyarakat yang hendak mengurus pelayanan maupun perizinan sehingga bisa terkonsentrasi di satu tempat.

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satunya akan membangun kompleks Public Service Mall alias Mall Pelayanan Publik di Konawe. Bupati Kery saat meninjau gedung milik Pemkab Konawe

Apa yang diidam-idamkan Bupati Konawe dua periode itu bagi masyarakat yang dipimpinnya, bakal segera terwujud dalam waktu dekat. Tahun 2021 mendatang, pemerintah kabupaten (pemkab) mengalokasikan duit anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sekira Rp 4 Miliar untuk membangun kompleks Public Service Mall alias Mall Pelayanan Publik di Konawe.

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa mengatakan, mall pelayanan publik tersebut akan didirikan di areal kantor yang saat ini ditempati oleh instansi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar). Lokasi itu dipilih karena aksesnya yang strategis, tepat berada di bagian depan kantor pemkab setempat. Sebab pada prinsipnya, kata Kery, gedung mall pelayanan publik itu harus mudah diakses oleh masyarakat.

“Awalnya kita rencanakan di areal Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo). Tapi tidak jadi, kita pindahkan di kantor Satpol-PP. Lokasinya sangat strategis, berhadapan dengan kantor Bupati,” ujar mantan Ketua DPRD Konawe itu, kemarin.

Pemilihan lokasi pembangunan public service mall di areal instansi Satpol-PP dan Damkar Konawe tersebut, otomatis membuat kantor instansi yang digawangi Herianto Wahab harus pindah tempat. Namun rupanya, Kery Saiful Konggoasa sudah menyiapkan tempat baru yang bakal ditempati pegawai serta personil Satpol-PP dan Damkar Konawe.

“Kantor baru” yang disiapkan itu yakni di eks gedung Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Konawe.

“Jadi tidak jauh hanya beberapa meter. Kita geser kantornya disebelah,” tambahnya.

Mantan Ketua DPD PAN Konawe itu menuturkan, anggaran pembangunan mall pelayanan publik tersebut, bersumber dari APBD Konawe tahun 2021. Anggarannya kurang lebih mencapai Rp 4 Miliar. Bupati Kery telah menugasi Sekretaris Kabupaten (Sekab) Ferdinand Sapan agar sebisa mungkin mempercepat proses pengerjaan gedung public service mall itu.

“Kalau memungkinkan, Januari 2021 sudah harus jalan (pembangunannya),” sambung Kery Saiful Konggoasa.

Kery menyebut, di dalam gedung mall pelayanan publik itu, nantinya akan ada keterwakilan kurang lebih 28 instansi. Baik itu instansi vertikal maupun instansi daerah setempat. Beberapa diantaranya, yakni instansi yang mengurusi pelayanan kependudukan, perizinan, pajak dan retribusi, pengurusan SIM, SKCK dan BPJS.

“Sistemnya pelayanan terpadu. Makanya, semua fasilitas pelayanan kita akan siapkan. Termasuk bagi anak-anak maupun disabilitas, sehingga semua orang bisa nyaman kalau datang ke mall pelayanan publik di Konawe,” ucapnya.

Pembangunan mall pelayanan publik tersebut pada tahun 2021, lanjut Kery, tidak akan merusak kantor yang saat ini masih ditempati instansi Satpol-PP dan Damkar Konawe. Gedung yang ditinggalkan Satpol-PP dan Damkar itu, rencananya bakal difungsikan sebagai ruang kerja petugas penjagaan (security) atau ruangan bagi warga untuk beristirahat. Sebab, kata Kery, bangunan baru yang bakal dijadikan mall pelayanan publik di Konawe, harus juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung. Termasuk, kedai untuk sekadar ngopi dan bersantai.

“Kita bangun baru, bukan rehab. Desainnya gedung satu lantai. Karena, yang paling inti itu adalah konsep pelayanannya terintegrasi. Jadi, tidak ada berkas yang maju mundur. Yang kedua, terkoneksi dengan jaringan. Sehingga, proses pelayanan bisa cepat,” ungkap Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPW PAN Sultra itu.

Bertalian dengan koneksi jaringan yang nantinya akan mendukung proses pengurusan di mall pelayanan publik tersebut, sambung Kery Saiful Konggoasa, melalui Dinas Kominfo, pemkab bakal menanam kabel optik di lingkaran kantor pemkab setempat. Hal itu menurutnya, bisa memudahkan pelayanan yang membutuhkan support jaringan internet.

“Artinya, kita maksimalkan fungsi-fungsi yang akhirnya bisa terkoneksi di mall pelayanan publik,” imbuhnya.

Di samping itu pula, Kery Saiful Konggoasa menambahkan, untuk memastikan kesiapan sekira 28 instansi yang akan menyediakan counter pelayanannya di mall pelayanan publik, pemkab beberapa waktu lalu telah melayangkan surat kepada instansi-instansi tersebut. Lewat surat itu, Kery diberikan informasi awal terkait apa saja kebutuhan masing-masing instansi (vertikal dan daerah) yang harus disediakan oleh pemkab Konawe di gedung mall pelayanan publik tersebut.

“Kita ingin tahu apa yang mereka butuhkan, supaya segera kita siapkan. Tapi mudah-mudahan semua prosesnya bisa berjalan dengan lancar. Target kita, paling lambat September 2021, gedung mall pelayanan publik di Konawe sudah tuntas dibangun,” tutup Kery Saiful Konggoasa. (adi/b)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *