Terapkan SIPD, APBD Telat – Kendari Pos
Buton

Terapkan SIPD, APBD Telat


KENDARIPOS.CO.ID — Peraturan Meneteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 64 tahun 2020 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2021 sudah memberi penegasan. Kepala daerah wajib mengajukan rancangan peraturan tentang APBD disertai penjelasan dan dokumen pendukung ke DPRD paling lambat satu bulan tahun anggaran berakhir untuk memperoleh persetujuan bersama. Namun hingga hari ini, APBD Buton belum dibahas dan ditetapkan oleh dewan.

La Bakry

Bupati Buton, La Bakry mengakui keterlambatan itu. Ia mengatakan, hal itu tidak disengaja. Persoalan teknis penyusunan dokumen harus dicermati dengan baik agar luput dari kesalahan. Dia menjelaskan, penyusunan APBD sebelumnya disusun sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 58 tahun 2015. Namun untuk tahun selanjutnya akan berpedoman kepada PP nomor 12 tahun 2019 mengenai pengelolaan keuangan daerah. “Ada aturan baru. Kita sekarang pakai SIPD (sistem informasi pemerintah daerah). Jadi ada keterlambatan, karena sedang dilakukan penyesuaian,” katanya, kemarin.

Perubahan regulasi itu kata La Bakry menyebabkan terjadinya perubahan kebijakan dalam pengelolaan keuangan di daerah yang dimulai pada perencanaan dan penyusunan kegiatan. “Dulu cukup garis besarnya dimasukan, kegiatan apa. Tapi sekarang itu dengan nilai-nilainya harus langsung diinput. Inilah yang lama, karena dikerja satu-satu,” paparnya. Lebih jauh, La Bakry meyakini jika keterlambatan itu terjadi diberbagai daerah. “Bahkan di Sulawesi Tenggara ini saya belum dengar sudah ada yang penetapan. Karena masalah kita sama,” klaimnya.

Meski begitu, Buton-1 tersebut menjamin jika pekan depan dokumen APBD sudah akan siap. Sehingga tetap bisa diselesaikan sebelum tahun anggaran berakhir. “Kalau dibahas itu tidak akan lama, karena ini sudah lebih detail lagi, jadi tidak akan lama. Satu minggu selesai, sekarang kan baru tanggal berapa,” optimisnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bappeda Buton, Ahmad Mulia, mengamini harapan segera tuntasnya penyusunan APBD itu.

“Masih diinput, secepatnya diselesaikan. Sekarang pakai SIPD, jadi harus hati-hati, karena ini bukan soal narasi saja, tapi angka-angka,” argumennya. Untuk diketahui APBD Buton tahun 2021 diproyeksi sebesar Rp 956 miliar. Peruntukannya ada di sektor infrastruktur sebagai prioritas utama. Selanjutnya kesehatan dan pendidikan. (b/lyn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy