Sri Lestari Bantu Korban Puting Beliung

KENDARIPOS.CO.ID — Terjangan puting beliung di Kampung Butung Kelurahan Kasilampe menyisakan duka bagi warga setempat. Sebanyak 26 rumah mengalami kerusakan akibat terjangan angin ini. Musibah itu membuat Ketua PKK Kota Kendari, Hj. Sri Lestari Sulkarnain tergerak untuk membantu. Kemarin, dia didamping Camat Kendari turun langsung dilapangan untuk menyalurkan bantuan.

Sri Lestari mengatakan bantuan yang disalurkan berupa bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan korban yang terdampak puting beliung. “Kami sadari bantuan ini tidak seberapa nilainya bila dibandingkan dengan kerusakan rumah yang mereka alami. Namun paling tidak, bantuan ini dapat membantu meringankan beban mereka,” tuturnya.

Ketua TP PKK Kota Kendari, Hj. Sri Lestari (ketiga dari kiri) menyerahkan bantuan pangan kepada korban puting beliung di Kampung Butung, Kelurahan Kasilampe, Kecamatan Kendari, kemarin

Menurut Sri, Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir sudah menginstruksikan kepada instansi teknis terkait, camat, dan lurah, untuk melakukan pendataan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan para korban. “Pemerintah kota akan tetap memikirkan nasib korban (puting beliung). Bantuan dari pemerintah akan tetap diberikan sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat,” kata Sri Lestari.

Pada kesempatan itu, Sri Lestari juga mengimbau seluruh warga metro untuk tetap waspada terhadap potensi terjadinya bencana alam seperti puting beliung yang baru saja melanda. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan yang disertai angin kencang masih akan terjadi hingga Januari 2021. “Kita mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap menjaga kesehatan dengan senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan, karena pandemi Covid-19 belum berakhir,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Camat Kendari, LM Maluadi Poto, mengungkapkan musibah puting beliung tersebut terjadi Kamis, 3 Desember 2020, sekitar pukul 15.40 Wita. Bencana tersebut, kata dia, mengakibat 26 rumah warga mengalami kerusakan. Rinciannya, sebanyak 3 rumah rusak parah, 16 rusak sedang, sisanya 7 rumah rusak ringan.

“Dari 26 rumah itu terdapat 42 KK (Kepala Keluarga) atai 158 jiwa yang terdampak. Jumlahnya cukup besar karena dalam 1 rumah rerata lebih dari 1 KK. Masih dirampungkan datanya untuk mendapatkan bantuan sandang, pangan dan papan berikutnya,” pungkasnya. (b/ags)

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.