Rekapitulasi Suara di Tingkat PPK Dimulai

KENDARIPOS.CO.ID — KPPS tuntas merekapitulasi suara Pilkada. Kini, giliran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mulai merekapitulasi hasil penghitungan suara. Jika merujuk jadwal sesuai PKPU nomor 5 tahun 2020, idealnya dimulai 10 Desember 2020. Namun beberapa daerah memulai hari ini, 11 Desember hingga 14 Desember 2020.

Sedangkan pengumuman hasil rekapitulasi tingkat PPK dan melalui laman KPU kabupaten dan kota, mulai 10 hingga 20 Desember 2020. Satu suara rakyat dari hasil pemungutan suara 9 Desember mesti dikawal hingga rekapitulasi di level KPU kabupaten. KPU juga memadukan data berbasis aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).

Ketua KPU Koltim, Suprihaty Prawaty Nengtias menyampaikan, PPK akan mulai merekapitulasi hasil perhitungan suara sesuai waktu yang telah ditentukan.
“Rekapitulasi dan penetapan hasil hitung suara tingkat kabupaten (KPU) untuk Pilbup dimulai 13 sampai 17 Desember 2020,” ujarnya kepada Kendari Pos, Kamis (10/12) kemarin.

Kordiv Teknis KPU Koltim, Anhar mengatakan, meskipun hasil sirekap bisa dilihat secara langsung melalui web sirekap KPU tetapi rekapitulasi secara berjenjang masih ditungggu.

“Mulai besok (hari ini) sampai 14 Desember 2020, 12 kecamatan rapat pleno terbuka tingkat kecamatan. Tidak boleh melewati jadwal yang telah di tentukan di PKPU Nomor 5 tahun 2020 tentang tahapan Pilkada serentak tahun 2020,” ujarnya.

Koordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPUD Konut, Prasetyo Hariwibowo mengatakan PPK mulai melakukan rekapitulasi perhitungan suara. Setelah tuntas pada 14 Desember berlanjut rekapitulasi di tingkat kabupaten.

Untuk penetapan pemenang Pilkada Konut, kata, Thio sapaan akrab Prasetyo Hariwibowo, akan dilangsungkan pada 17 Desember 2020.

“KPU juga akan menunggu apakah nantinya ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi, kalau tidak ada nanti ditetapkan. Kalau ada (gugatan), nanti lima hari setelah keputusan MK, baru ditetapkan (paslon terpilih),” ujar Thio.

Pengawalan suara rakyat juga dilakukan PPK di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep). Komisioner KPU Konkep, Badran mengatakan, baru tiga kecamatan yang sudah melakukan koordinasi untuk melakukan pleno hari ini (11/12). Yakni Kecamatan Wawonii Tengah, Wawonii Selatan dan Kecamatan Wawonii Timur. Sementara empat kecamatan lainnya, belum menentukan jadwal pleno terbuka rekapitulasi di tingkat Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK).
“Baru tiga kecamatan yang koordinasi untuk pleno besok (hari ini red). Kami konsisten hingga batas rekapitulasi yakni 14 Desember,” kata Komisioner KPU Konkep, Badran saat ditemui Kamis (10/12).

Koordinator Divisi Teknis KPU Konkep itu menjelaskan, untuk pleno tingkat kabupaten, pihaknya bakal menetapkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Konkep pada 15 Desember 2020. Pihaknya mengapresiasi masyarakat Konkep yang telah menyalurkan hak pilihnya. “Alhamdulillah tidak ada kendala teknis. Semua berjalan lancar. Partisipasi pemilih juga cukup tinggi,” kata Badran.
Sementara itu, Ketua KPU Konsel, Aliudin mengungkapkan, pleno rekapitulasi perolehan suara di PPK dimulai hari ini, 11 Desember 2020.

“Saat ini kita persiapkan dokumen perekapan kecamatan jenis formulir D hasil. Itu yang akan digunakan oleh PPK,” ungkapnya. Peserta pleno di PPK diikuti PPS, Panwascam, dan tim paslon.

“Saya minta masyarakat bersabar dan menunggu rilis data resmi dari KPU. Intinya rekapitulasi perolehan suara secara kumulatif itu mulai tanggal 13 sampai 17 Desember. Jadi nanti kita gelar rapat pleno tingkat kabupaten dan hasil perhitungan suara kita umumkan,” ujarnya.

Rusman : Mari Fokus Bangun Daerah
Rasyid Minta Pendukungnya Tenang

Pasangan calon Bupati Muna, LM. Rusman Emba-Bachrun unggul atas dalam perhitungan cepat versi The Haluoleo Institut dan Partai Keadilan Sejahtera pada Pilkada Muna 2020. Rusman sendiri meminta keunggulan itu disikapi bijak. Seluruh energi kini harus difokuskan untuk merealisasikan visi misi demi percepatan pembangunan Kab. Muna.

Rusman menerangkan, hasil perhitungan cepat patut diapresiasi sebagai gambaran awal hasil perjuangan bersama seluruh tim dan relawan. Kendati, hasil resmi Pilkada masih perlu menungu perhitungan akhir Komisi Pemilihan Umum.
Rusman memastikan kekompakan dan kebersamaan selama ini akan tetap dijaga. Ia mengaku masih tetap membutuhkan pemikiran dan ide dari semua pihak untuk menyempurnakan pembangunan daerah. Terkhusus kepada LM. Baharuddin sebagai senior sekaligus mantan Bupati Muna periode 2010 – 2015. “Saya jamin keberamaan ini akan saya jaga. Kita hilangkan ego dan kesombongan. Mari bersama fokus membangun daerah yang kita cintai,” terangnya.

Mantan anggota DPD RI itu meminta tim dan relawan tetap mengawal kemenangan versi hitungan cepat itu. Perhitungan suara di KPU harus tetap diawasi. Masyarakat juga diminta tetap menjaga kondusivitas agar tidak terjadi euforia berlebihan. “Kita tetap tenang dan fokus mengawal pleno KPU,” imbuhnya.

Permintaan yang sama untuk pendukungnya juga diungkapkan calon Wakil Bupati Konawe Selatan (Konsel), Rasyid. Tandem petahana Surunuddin Dangga itu meminta pendukung tetap mengawal suara rakyat Konsel. Dia juga meminta keunggulan sementara tidak disikapi berlebihan.

“Saya intruksikan kepada semua tim relawan untuk mengawal seluruh bukti pleno C1 tingkat desa, kecamatan hingga tingkat KPU Kabupaten Konawe Selatan” jelas Rasyid dihadapan ribuan relawan dan keluarga pendukung, kemarin.(kus/min/san/kam/ode/b)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *