Perencanaan Kepariwisataan di Muna Harus Terintegrasi


KENDARIPOS.CO.ID — Dinas Pariwisata Kabupaten Muna berupaya mengoptimalisasi pengelolaan potensi destinasi di pedesaan pada tahun 2021 mendatang. Perencanaan pengembangan objek di desa wisata akan diintegrasikan agar arah pembangunan kepariwisataan daerah lebih terukur.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Muna, Amiruddin Ako, menjelaskan potensi di pedesaan yang ada di daerah itu sebenarnya cukup prospek untuk dikembangkan. Banyak destinasi menarik tersebar di desa-desa namun saat ini belum tersentuh secara maksimal. Dispar ingin ada intervensi dan koordinasi antara Pemerintah Desa dan Kabupaten agar pengelolaan potensi dimaksud lebih masif.

“Kami sudah inventarisir potensi wisata dan paling prospek itu ada 23 desa. Pemkab bahkan tahun lalu sudah membuat peraturan daerah untuk menetapkan 23 wilayah sebagai desa wisata,” terangnya, Minggu (20/12). 23 desa tersebut masing-masing memiliki corak pariwisata berbeda. Beberapa diantaranya wisata alam Desa Masalili, wisata pantai di Lakarinta dan Lohia, wisata tirta di Moolo dan Labone, wisata sejarah di Desa Loghiya dan Liangkabori. Dispar menilai sudah ada upaya otoritas desa untuk menggarap potensi tersebut. Hanya, sistem perencanaan pengembangannya belum terintegrasi antar desa wisata maupun dengan kabupaten.

“Setiap desa masih jalan sendiri. Ini dibutuhkan integrasi agar pengembangan wisata ini lebih terukur. Sehingga ada semacam upaya bersama antara Dana Desa, APBD dan dana pusat untuk pengembangan destinasi di desa,” jelasnya. Amiruddin Ako melanjutkan, tahun ini Kabupaten Muna mendapat bantuan APBN senilai Rp 500 juta untuk lima desa wisata. Hanya, bantuan tersebut turun langsung ke desa tanpa melalui Dinas Pariwisata. Meski demikian, pengelolaannya diharapkan sejalan dengan visi kepariwisataan daerah yang telah disusun instansinya. Hal itu juga meliputi perencanaan program di desa wisata untuk tahun 2021 harus merujuk pada rencana kepariwisataan daerah. (c/ode)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *