Pengedar Ganja Jaringan Aceh Diancam Penjara 20 Tahun – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Pengedar Ganja Jaringan Aceh Diancam Penjara 20 Tahun

KENDARIPOS.CO.ID — Peredaran Narkoba di Kota Kendari masih marak. Teranyar, Ditresnarkoba Polda Sultra berhasil mengungkap kasus tindak pidana peredaran narkotika jenis ganja di Kota Kendari. Pelaku diduga kasus ini merupakan jaringan Aceh yang dikirim dari Medan. Dari pengungkapan kasus ini, polisi menyita ganja seberat 1.629 gram.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra, Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman (dua kiri) saat memberi keterangan pers pengungkapan kasus perdeatan narkoba jenis ganja seberat 1,629 gram di Mapolda Sultra, Selasa (22/12)

Pelaku berinisial RD (32) dibekuk tim unit 2 Subdit 2 di sebuah rumah kos-kosan di Jalan Mayjend S Parman Kelurahan Watu-Watu Kecamatan Kendari Barat. Diketahui, tersangka adalah karyawan di salah satu perusahaan smelter yang ada di kawasan industri Morosi.

“Ya, pelaku sudah kita amankan. Dari pengakuan tersangka, ganja tersebut diperoleh dari seorang bandar di Aceh. Hanya saja, pengirimannya di Medan,” beber Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman, Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra kepada Kendari Pos kemarin.

Selain satu bungkus plastik besar berisi narkotika jenis ganja dengan seberat 1,629 Gram kata dia, pihaknya turut menyita barang bukti lainnya. Diantaranya, satu unit handphone warna hitam beserta sim cardnya, satu lembar kain warna biru kuning, satu buah plastik pembungkus paket pengiriman JNE Express, satu lembar bukti pengiriman dan penerima dan sebuah pembungkus paket yang bertuliskan Pengirim dan penerima Paket.

“Bukan hanya itu, polisi juga menyita barang bukti berupa uang tunai percahan Rp 100 ribu. Uang itu adalah ongkos pembayaran jasa pengantara ojek online. Atas perbuatannya, RD dijerat pasal 111 ayat (2) UU nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara,” ujarnya.

Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman menjelaskan penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat tentang adanya pengiriman narkotika jenis ganja dari Medan ke Kendari. Atas informasi tersebut, kemudian pihaknya melakukan lidik ke JNE. Setelah berselang beberapa hari, tibalah paket yang dicurigai adalah ganja itu. Tim lidik cepat berkoordinasi dengan pihak jasa pengiriman barang itu.

“Senin (21/12) sekitar pukul 09.30 Wita, datang seorang driver ojek online untuk mengambil barang tersebut. Setelah barang diserahkan oleh pihak JNE ke driver ojek online itu, kepala tim lidik langsung memberitahu si driver untuk bekerjasama mengantar kepemilik paket. Lidik dilakukan dengan cara control delivery ke alamat yang dimaksudkan,” ungkapnya.

Setelah paket itu tiba di alamat tujuan dan diterima oleh tersangka, tim Unit 2 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Sultra langsung melakukan penangkapan. Tepatnya di depan Kosannya. “Kini tersangka dan seluruh barang buktinya diamankan di kantor Ditresnarkoba Polda Sultra, yang sementara dilakukan pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut,” ujarnya. (b/ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy