Pemkab Bombana Siapkan Rp 98 Miliar untuk Vaksin – Kendari Pos
Bombana

Pemkab Bombana Siapkan Rp 98 Miliar untuk Vaksin


KENDARIPOS.CO.ID — Vaksin Covid-19 telah tiba di Indonesia dan akan didistribusikan ke seluruh pelosok tanah air. Pemerintah Daerah pun telah melakukan berbagai persiapan dalam mengoptimalkan pemberian vaksin ke masyarakat, nantinya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana misalnya, telah menyiapkan anggaran ekstra besar untuk pengadaan vaksin sebesar Rp 98 miliar. Persiapan anggaran tersebut merupakan hasil perhitungan sesuai jumlah masyarakat Bombana jika pengadaan vaksin Covid-19 tersebut ditanggung sepenuhnya oleh Pemkab.

Man Arfah

Berdasarkan hasil hitung-hitungan Pemkab, ada sekitar 81 ribu orang lebih yang akan divaksinasi di Bombana dengan sasaran penduduk berusia 18 sampai 59 tahun. “Ini persiapan saja. Jangan sampai pengadaan vaksin ini seluruhnya ditanggung penuh Pemerintah Daerah, maka kita sudah siap. Namun jika diminta sharing dengan Pemerintah Pusat, maka Pemkab Bombana hanya akan mengeluarkan sekitar Rp 9,8 miliar untuk distribusi vaksin,” ungkap Sekretaris Kabupaten (Sekab) Bombana, Man Arfah, akhir pekan lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bombana, dr. Sunandar, mengatakan, selain anggaran, data masyarakat yang akan divaksin sudah ada. Begitu pula distributor logistik dan kesiapan vaksinator atau Nakes terlatih untuk vaksinasi. “Kita sudah siapkan semuanya. Sehingga jika vaksin Covid-19 tiba dan aman, maka Pemkab Bombana sudah sangat siap,” katanya. Namun hingga saat ini petunjuk teknis terkait pengadaan vaksin tersebut belum bersifat resmi.

Sunandar mengaku, saat mengikuti submeeting yang diikuti Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kemenkominfo, disampaikan, pengadaan vaksin merupakan tanggung jawab Pemerintah Pusat dan Daerah.
“Jadi pusat menyiapkan dana dalam bentuk perbantuan sedangkan daerah menyiapkan dana sharingnya,” jelasnya. Kata Sunandar, Jikapun menjadi tanggung jawab penuh Pemkab, pihaknya sudah memperhitungkan jumlah keseluruhan penduduk yang akan mendapatkan vaksinasi tersebut. Dari jumlah 81 ribu penduduk Bombana yang divaksin, maka didapatkan jumlah dana yang harus digelontorkan Pemkab sebanyak Rp 98 miliar. Namun jika diminta sharing dengan pemerintah pusat, maka Pemkab Bombana hanya mengeluarkan sekitar Rp 9,8 miliar atau sharing 10 persen untuk distribusi vaksin.

“Untuk pemberian vaksin pertama di Indonesia diprioritaskan untuk daerah daerah penularan sangat tinggi. Sedangkan Sulawesi Tenggara, tidak masuk dalam daftar 10 wilayah risiko penularan sangat tinggi,” paparnya. Jika itu terlaksana dan Sultra masuk dalam penyaluran vaksin, maka yang diprioritaskan adalah tenaga kesehatan, guru, TNI dan Polri, juga pegawai swasta atau negeri yang bekerja pada layanan publik. (b/idh)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy