Nur Rahman Umar Raih APPI Awards 2020 – Kendari Pos
Kolaka Utara

Nur Rahman Umar Raih APPI Awards 2020


KENDARIPOS.CO.ID — Bupati Kolaka Utara (Kolut), Nur Rahman Umar, menerima penghargaan Anugerah Pratama Perkebunan Indonesia (APPI) Awards 2020 dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI). Kolut-1 itu didaulat sebagai Bupati Inovatif Pengembangan Kawasan Perkebunan Kakao Berbasis Korporasi Petani.

Penghargaan diterima langsung Wakil Bupati (Wabup) Kolut, H. Abbas mewakili Nur Rahman pada momen hari Perkebunan ke-63 di Scientia Square Park, Kota Tangerang, Banten, akhir pekan lalu. Ada empat kabupaten di indonesia yang diganjar penghargaan serupa dengan kategori berbeda dan salah satunya Kolut dalam bidang pengembangan kakao.

Bupati Kolut, Nur Rahman Umar, menerima penghargaan APPI Awards 2020 dari Kementerian Pertanian sebagai Kepala Daerah Inovatif Pengembangan Kawasan Perkebunan Kakao Berbasis Korporasi Petani. Tampak Bupati Kolut, Nur Rahman Umar (kanan) saat melakukan penanaman kako di Desa Kasumeeto, Kecamatan Pakue, kemarin

Nur Rahman Umar yang ditemui pada acara penamanan kakao di Desa Kasumeeto, Kecamatan Pakue mengatakan, penghargaan itu merupakan bentuk perhatian Pemerintah Pusat kepada Kolut. Kementan telah melirik Bumi Patowonua itu dalam pengembangan kakao masa mendatang. “Jika demikian, masyarakat juga harus membuktikan jika petani Kolut layak untuk diperhatikan. Jangan kita diperhatikan, justru cuek. Berarti anda yang memang tidak perlu diperhatikan,” tegas bupati.

Pemerintah Pusat memberi apresiasi karena kemajuan kakao Kolut akan menjadi kebanggaan bersama. Apalagi jika mampu ekspor, tentunya itu bukan hanya atas nama Kolut pada khususnya namun juga Indonesia. “Jadi bukan saya yang meminta diberi penghargaan tetapi pusat menilai jika kita memang layak diperhatikan. Kepada seluruh masyarakat, mari kita buktikan dan jangan kecewakan Pemerintah Pusat dengan membuang peluang-peluang yang diberikan ini,” pinta Bupati Nur Rahman Umar.

Yang perlu petani ingat, kakao Kolut berkualitas internasional dan bisa bersaing dengan negara lain. Pemerintah tinggal memberikan fasilitas agar komoditas dari Bumi Patowonua itu menjangkau pasar luar negeri. Pernyataan Nur Rahman itu memang telah terbukti. Sebab Pemkab telah dua kali mengirim sampel dan diuji laboratorium oleh 25 tim perusahaan di Prancis. Hasilnya dibeberkan jika Pemkab telah mengantongi label kakao Kolut berkualitas dan beraroma rempah. “Yang seperti ini mereka suka,” papar Nur Rahman Umar.

Menindaklanjuti hal itu, Kolut mendapat jatah dari kementerian melalui APBN untuk memberangkatkan 40 orang melakukan sekolah lapang di Kabupaten Jembrana, Bali. Mereka diberangkatkan pekan ini termasuk para pendampingnya. “Itu kita penuhi. Seandainya pusat minta seratus orang, kami juga kirim seratus,” ucap pasangan duet H. Abbas tersebut.

Kabupaten Jembrana menjadi tujuan karena merupakan salah satu kabupaten pusat pengembangan kakao di Bali yang sukses sebagai eksportir ke sejumlah negara lain. Meraka yang sekolah lapang merupakan para petani yang dipersiapkan nantinya sebagai pegurus dan pengawas koperasi pada major project sentra kakao Kolut.

Desa Kasumeeto, Nur Rahman umar mengakhiri penananam kakao tahun ini pada lahan seluas 6,5 hektare dengan jumlah bibit kurang lebih 6.500 tanaman. 2021 mendatang, Kementan kembali memasok bibit untuk luas tanam 1500 hektare. “Yang belum menanam, menanamlah mulai saat ini. Menteri sudah mensupport melalui majort projet lengkap dengan mesin produksi,” imbaunya. Kepada para Mantri Perkebunan (Manbun), bupati mengingatkan agar melakukan pendataan dengan benar dan tepat sasaran. (rus/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy