Nadiem : Akan Ada 85 Juta Lapangan Kerja Hilang

KENDARIPOS.CO.ID — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menuturkan, dengan adanya revolusi industri 4.0, ketersediaan lapangan pekerjaan akan terkena dampak. Disrupsi teknologi akan dirasakan dalam lima tahun mendatang.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim

“Perkembangan teknologi dalam bentuk industri digital automasi dan robotisasi serta resesi global merupakan kombinasi yang sangat dahsyat atau double distraction yang merubah landscape pekerjaan masa depan,” ujarnya, Selasa (8/12).

Adapun, berdasarkan kajian dari World Economic Forum 2020 akan ada pergeseran tenaga kerja dari yang semula manusia menjadi robot. Jadi, akan banyak lapangan pekerjaan yang akan menghilang dalam proses lima tahun ke depan.

“85 juta pekerjaan di dunia akan hilang dalam waktu 5 tahun, sementara 97 (juta) pekerjaan baru yang lebih adaptif dengan fenomena kekinian diprediksi akan tumbuh,” tambahnya.

Untuk itu, perlu adanya peningkatan kualitas para pekerja agar para tenaga kerja tidak kalah saing oleh para robot di pasar tenaga kerja yang ada. “Inilah pentingnya pembelajaran sepanjang hayat, ini adalah esensi daripada profil pelajar Pancasila yang kita tekankan melalui sistem pendidikan,” ucap dia.

Teknologi dalam hal ini akan berperan sebagai pemicu peningkatan kualitas SDM Indonesia. Diharapkan, dalam beberapa waktu mendatang yang seiring dengan revolusi industri 4.0, SDM Indonesia bisa memiliki kompetensi yang mumpuni.

“Jadi semua tidak akan tambah pelan, tapi cepat dan berlanjut tanpa bisa dibendung. Tumbuhnya profesi dan pekerjaan baru membutuhkan kompetensi keahlian yang baru juga,” tutupnya. (jpg)

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.