Mutu Pendidikan Sultra Masuk 10 Besar Nasional

Asrun Lio

KENDARIPOS.CO,ID — Gubernur Sultra Ali Mazi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra sukses memajukan sektor pendidikan di Sultra. Bahkan mampu unjuk prestasi di pentas nasional. “Tahun ini, Sultra masuk 10 besar mutu pendidikan secara nasional, berdasarkan penilaian dari badan akreditasi. Ini tentu naik secara signifikan bila dibandingkan tahun 2019 yang hanya ada di posisi 17,” kata Asrun Lio, Kepala Dinas (Dikbud) Sultra kepada Kendari Pos, Selasa (15/12) kemarin.

Asrun mengatakan, evaluasi pendidikan dilakukan oleh badan akreditasi sekolah atau badan akreditasi madrasah yang merujuk pada delapan standar pendidikan. Delapan standar itu adalah standar kompetensi lulusan, isi, proses, pendidikan dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan pendidikan dan standar penilaian pendidikan.

“Berdasarkan peta akreditasi secara nasional dari tahun ke tahun, akreditasi pendidikan Sultra meningkat. Akreditasi tahun 2018 rapor mutu pendidikan berada pada posisi ketiga dari bawah. Tahun 2019, naik pada posisi tengah yakni peringkat 17. Dan tahun ini, badan akreditas sekolah menyatakan posisi Sultra masuk 10 besar,” ucap Asrun.

Lulusan The Australian National University itu menambahkan jika hal tersebut dijadikan data untuk mengevaluasi pendidikan di Sultra, maka tren grafik pendidikan di Sultra tentu meningkat cukup signifikan. “Saya kira ini tidak terlepas dari koordinasi-koordinasi yang kita lakukan selama ini dengan berbagaik pihak. Baik dengan dewan pendidikan, kabupaten kota dan juga para pengawas sekolah yang melaporkan pengawasannya yang merujuk dari delapan standar pendidikan,” pungkas Asrun Lio.

Wakil Gubernur (Wagub) Sultra, Lukman Abunawas mengapresiasi kinerja Dikbud Sultra. Kinerja Dikbud yang sukses membawa pendidikan Sultra masuk 10 besar secara nasional dapat menjadi contoh bagi OPD-OPD lain. “Kinerja Dinas Dikbud ini patut dicontoh OPD lain. Meski di tengah pandemi Covid-19, Dikbud memberikan hasil maksimal. Mereka bekerja optimal dan mampu meningkatkan standar mutu pendidikan kita,”tutup mantan Bupati Konawe dua periode itu. (rah/b)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *