Meniti Jarak, Menuai SDM Unggul – Kendari Pos
Metro Kendari

Meniti Jarak, Menuai SDM Unggul

KENDARIPOS.CO.ID — Wanita itu bernama Dra. Andi Asriani Koke, MM. Dia adalah Kepala Balai Peningkatan Produktivitas (BPP) Kendari. Sepak terjangnya melintasi cakrawala negeri dibagian timur. Tugas yang diemban, mengharuskan Andi Asriani Koke bepergian dari Sulawesi Tenggara (kantor pusat), Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat. Wilayah itu masuk dalam domain tugas BPP Kendari.

Andi Asriani Koke melatih dan membina sekira 10-an ribu pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dari satu provinsi ke provinsi lain. Meniti jarak, demi menuai sumber daya manusia (SDM) unggul. Itulah aktivitas Srikandi dari timur negeri tersebut sejak tahun 2018 hingga saat ini.

Bukan perkara mudah mengemban amanah dan melakoni tugas dari Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk membina masyarakat menjadi produktif. Sebab, Andi Asriani Koke juga harus menunaikan kodratnya sebagai seorang istri dan ibu dari anak-anaknya.

Kemampuan manajerial sudah teruji. Dia mampu mengatur waktu bekerja sebagai pimpinan lembaga, dan sebagai ibu rumah tangga yang mesti mengasuh anak-anak. Semua itu mampu diperankan Andi Asriani Koke. “Kunci suksesnya adalah bekerja ikhlas,” ujarnya kepada Kendari Pos dalam sebuah kesempatan.

Kerja keras dan kerja ikhlas wanita kelahiran Bone 31 Desember 1964 silam itu berbuah manis. Sederet penghargaan lokal hingga nasional menghampirinya. Ibu tiga anak ini selalu optimis dan menebar kebaikan demi kemaslahatan manusia. Baginya pekerjaannya adalah ibadah dan dilakukan tanpa pamrih. “Jangan pernah bekerja karena motivasinya uang, karena dengan ilmu yang kita miliki uang bisa kita dapatkan,” kata Andi Asriani Koke.

Sejak tahun 2018 BPP Kendari, Andi Asriani Koke tak hanya membina 10-an ribu pelaku UKM di regional VII, namun berbagai lembaga pemerintahan juga kerap memintanya melatih dan meningkatkan produktivitas kerja melalui BPP. Sebagai instansi vertikal yang bernaung dalam Kementerian Ketenagakerjaan, BPP Kendari diamanahkan meningkatkan produktivitas sektor pemerintahan, dunia usaha maupun masyarakat.

Kesuksesan yang diraih Toko Kue Caprisca, UD Mete Mubarak dan sejumlah usaha kerajinan lainnya tak lepas dari polesan BPP Kendari. Begitu pula usaha bawang goreng “Bu Sri” di Palu sudah memasuki Istana Negara RI dan sejumlah usaha kerajinan di Sulawesi Selatan yang berhasil menembus pasar ekspor.

“Kami juga sudah membina di Papua dan Papua Barat. Hanya saja saat ini terkendala pandemi Covid-19 sehingga masih vakum. Saya berharap pandemi ini segera berlalu, sehingga pembinaan di provinsi Papua bisa kami lanjutkan,” paparnya.

Ikhtiar pembinaan yang digencarkan Andi Asriani Koke tak sia-sia. Toko Kue Caprisca dan UD Mete Mubarak dari sisi managemen, produksi, pemasaran hingga pelayanan sudah menerapkan konsep produktivitas sesuai piranti produktivitas dari Asian Productivity Organization (APO). APO merupakan lembaga non pemerintah yang berkedudukan di Jepang. Salah tugasnya adalah meningkatkan produktivitas disetiap negara anggotanya (sekira 20 negara Asia pasifik). “Di Indonesia, Liaison officer (LO)-nya adalah Direktorat Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan, dan BPP Kendari sebagai perpanjangtangan dalam peningkatan produktivitas di wilayah Indonesia Timur,”papar Asriani. (lis/adv)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy