Menangkal Klaster Tahun Baru, Destinasi Wisata Ditutup – Kendari Pos
Nasional

Menangkal Klaster Tahun Baru, Destinasi Wisata Ditutup


KENDARIPOS.CO.ID — Menjejak destinasi wisata disaat libur bukan lagi menjadi ritual kaum metropolis. Kaum udik pun melakoni ritual itu. Ramai sudah pasti. Sayangnya, kerumunan di tempat wisata berpotensi menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Pemprov Sultra, pemerintah kabupaten/kota di Sultra dan aparat keamanan sudah menerbitkan beslit tentang larangan berkerumun meski sekadar menikmati hiburan semata.

Kebun Raya Kendari merupakan salah satu destinasi wisata di Kota Kendari yang ditutup. Penutupan tempat wisata itu untuk menghindari kerumunan massa pada libur Nataru yang berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19. Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir (kiri) meninjau progres pembangunan Kebun Raya Kendari dengan menerapkan prokes pencegahan Covid-19, memakai masker

Langkah itu sebagai upaya menangkal klaster baru penyebaran Covid-19 saat liburan tahun baru. Aparat dikerahkan untuk mengawasi dan mencegah adanya kerumunan di tempat tujuan wisata. Pemprov dan Pemkot Kendari “kompak” menutup destinasi wisata yang menjadi domain masing-masing.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Kendari Abdul Rifai mengaku penutupan akan dilakukan pada seluruh tempat wisata favorit seperti wisata Pantai Nambo, Kebun Raya Kendari, wisata alam Bungkutoko, dan seluruh tempat wisata outdoor lainnya. “Kami tak mau ambil risiko, karena kalau ada apa-apa pasti kami yang disalahkan. Kami akan bahas teknis pengamanan sejumlah tempat wisata dan saya akan laporkan ke wali kota,” kata Abdul Rifai saat dihubungi Kendari Pos, Minggu (27/12) kemarin.

Abdul Rifai menegaskan penutupan seluruh tempat wisata berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Sultra Nomor 003.2/6591, maklumat Kapolri Nomor : Mak/4/XII/2020 dan SE Wali Kota Kendari Nomor : 003.2/5851/2020. “Kami putuskan tidak membuka seluruh tempat wisata di Kota Kendari. Aturannya sudah jelas bahwa selama libur Nataru sejak 24 Desember – 8 Januari itu tempat wisata ditutup. Tidak boleh ada perayaan tahun baru, arak-arakan dan pesta kembang api dipantai seperti tahun-tahun sebelumnya,” tegasnya.

Rahman salah satu warga Lepo-lepo menyayangkan penutupan seluruh tempat wisata di Kota Kendari. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak adil lantaran aktivitas pusat perbelanjaan seperti mall tidak ditutup. “Kenapa tempat wisata ditutup sementara mall tetap buka? Padahal potensi penularan di mall lebih besar karena ruang tertutup. Sedangkan kalau tempat wisata kan area terbuka. Kita juga pasti pakai masker kalau ke sana (pantai). Tapi apa boleh buat, kita ikut saja,” imbuhnya.

Rahman berharap, pemerintah meninjau kembali kebijakan itu, mengingat berwisata adalah hak warga dan bagian dari menambah imun warga setelah berbulan-bulan berada di rumah. “Saya jamin masyarakat patuh kalau ada imbauan pakai masker ditempat wisata dan dibatasi jumlah pengunjungnya. Saya rasa itu bisa kaya di Kota lain. Kalau masyarakat diberikan kesempatan refresing pasti perasaan senang dan imun juga bisa meningkat sehingga sulit terpapar Covid-19,” kata Rahman.

Wali Kota Kendari, H.Sulkarnain Kadir mengimbau warga agar menikmati libur di rumah masing-masing. Dia khawatir, kerumunan akan jadi klaster baru penularan Vovid-19.
Untuk menguatkan imbauannya, Sulkarnain Kadir menerbitkan SE Wali Kota Kendari Nomor 003.2/5851/2020 tentang regulasi libur Nataru di masa pandemi. Salah satu poinnya menyebutkan bagi setiap orang, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggungjawab tempat hiburan yang melaksanakan aktivitas selama libur Nataru untuk mematuhi prokes seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. “Intinya tidak berkerumun dan membatasi diri dari aktivitas ditempat umum dan keramaian. Kalau bisa liburan cukup di rumah saja,” ujar Sulkarnain Kadir.

Dinas Pariwisata Provinsi Sultra pun menutup semua destinasi wisata. “Tempat wisata yang menjadi kewenangan Pemprov Sultra kita tutup selama pandemi Covid-19 dan sampai saat ini belum dibuka. Terlebih lagi dalam libur Nataru ini,”kata Kepala Dinas Pariwisata Sultra, La Ode Sarifuddin saat dihubungi Kendari Pos, Minggu (27/12) kemarin.

Kendati begitu, Dinas Pariwisata Provinsi Sultra tak “kuasa” melarang masyarakat yang memiliki dan mengelola destinasi wisata. “Kita tidak bisa larang sebab mereka mencari nafkah disitu. Yang jelas kita sudah mengingatkan mereka. Bagi yang tetap membuka harus mematuhi prokes pencegahan Covid-19. Satpol PP dan kepolisian standby di lokasi wisata yang tetap dibuka,”jelas La Ode Sarifuddin.

Demikian pula pengelola hotel, Dispar Sultra sudah mengingatkan agar tidak menggelar perayaan tahun baru yang melibatkan banyak orang. “Bila tetap melaksanakan kegiatan kumpul-kumpul lalu kedapatan, mereka tetap ditindak dan menanggung risikonya,”ungkap La Ode Sarifuddin.

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sultra memastikan arus transportasi berjalan lancar. Kepala Dishub Provinsi Sultra, Hado Hasina mengatakan seluruh stakeholder perhubungan seperti Bandara Haluoleo, KSOP hingga Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) XVIII Sultra bekerja maskimal memastikan arus transportasi aman dan terkendali selama libur Nataru. “Arus angkutan transportasi darat, laut maupun udara dipastikan tetap mematuhi protokol Covid-19 sebagaimana ditetapkan oleh pemerintah,”ujar Hado Hasina.

Mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Baubau itu menambahkan, pengeloa Bandara Haluoleo telah membentuk posko khusus yang disiagakan sejak 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021. Sementara, BPTD membentuk posko di terminal Puuwatu, Mall Mandonga dan Lippo untuk memantau angkutan jalan. Bahkan BPTD melakukan inspeksi keselamatan (ramp check) angkutan sungai, danau dan penyebrangan serta angkutan antar provinsi. “Sedangkan KSOP Kendari membentuk posko siaga Nataru di terminal Nusantara, pangkalan perahu dan Bungkutoko hingga ke pelabuhan fery guna mengoptimalkan pelayanan penumpang dan penerapan prokes Covid-19,” jelas Hado Hasina.(ags/rah/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy