Korban Keracunan Massal di Buton Capai 290 Orang – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Korban Keracunan Massal di Buton Capai 290 Orang


KENDARIPOS.CO.ID — Tak ada yang menduga, jika hajatan pesta pernikahan yang digelar Senin 30 November lalu di Desa Galanti, Kecamatan Wolowo, meninggalkan duka mendalam. Keracunan yang diduga akibat sajian kudapan pesta berbuntut panjang. Korbannya mencapai 290 orang, bahkan satu nyawa Balita ikut terenggut. Atas peristiwa itu, Pemkab Buton melalui Dinas Kesehatan menyebut jika kasus itu masuk kategori kejadian luar biasa (KLB). Korban yang begitu banyak serta adanya nyawa melayang menjadi alasan untuk menetapkan situasi tersebut sebagai KLB.

Kondisi pasien keracunan makanan di sebuah pesta yang tengah dirawat di RSUD Buton, kemarin. Hingga kemarin sudah ada ratusan warga menjadi korban.

Bupati Buton, La Bakry, mengaku sangat menyesalkan tragedi itu. Meski begitu, fokus saat ini adalah kesembuhan para korban. “Alhamdulillah sudah ditangani oleh Dinas Kesehatan dan pihak RSUD. Ada yang sudah balik ke rumah atau rawat jalan dan sebagian masih dirawat di RSUD dan Puskesmas,” katanya, Rabu (2/12). Ia berharap, dalam satu dua hari ke depan, hasil pemeriksaan sampel makanan yang diduga penyebab keracunan bisa diterima. Peristiwa itu kata dia tentu diluar dugaan tuan pesta, hanya saja namanya musibah, harus dihadapi.

“Untuk sementara ini belum ada yang dirujuk karena masih dapat ditangani oleh paramedis Puskesmas dan RSUD,” tambahnya.
Informasinya, hingga Rabu kemarin pasien tersebar di Puskesmas Wolowa sebanyak 196 orang, Puskesmas Siotapina sebanyak 15 orang, di RSUD Kabupaten Buton ada 77 orang dan di Puskesmas Baanabungi sebanyak dua orang. Sementara itu, kasus keracunan tersebut kini dalam pendalaman oleh pihak kepolisian Polres Buton. Kasatreskrim Polres Buton, AKP Dedi Hartoyo mengatakan sebelumnya pemilik hajatan La Sindi sudah diamankan untuk dimintai keterangannya. Hanya saja selang beberapa jam kemudian, La Sindi pun ikut merasakan gejala keracunan. “Pemilik hajatan juga sekarang lagi dirawat di Puskesmas,” katanya, kemarin.

Soal hasil pemeriksaan sampel makanan kata Dedi, pihaknya masih menunggu informasi dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Kendari. ” Insya Kamis besok,” tutupnya. (b/lyn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy