Keluarga Menolak Visum, Polisi Tetap Lakukan Penyelidikan – Kendari Pos
Hukum & Kriminal

Keluarga Menolak Visum, Polisi Tetap Lakukan Penyelidikan


KENDARIPOS.CO.ID — Warga Kecamatan Buke, Konawe Selatan (Konsel) sempat dibuat geger. Sekitar pukul 19.00 Wita, seorang pria berinsial PNW (30) ditemukan dalam kondisi tergantung. Korban pertama kali dilihat tetangganya berinisial DPS. Kebetulan DPS diminta istri korban berinisal LD untuk menyalakan lampu. Pasalnya, LD tak menemukan suaminya. Saat lampu dinyalakan, PNW sudah dalam kondisi tergantung.

Kasat Reskrim Polres Konsel, AKP Fitrayadi mengatakan berdasarkan keterangan paman korban berinisial KS, sekitar pukul 19.00 Wita, istri korban sedang hamil terbangun dari tidur dan lampu di rumah mereka padam. Karena lampu padam, kemudian LD memanggil suaminya namun tidak ada jawaban. Selanjutnya LD keluar rumah memanggil tetangganya berinisial DPS untuk membantu mencari suaminya.

“DPS langsung datang dan masuk ke rumah Korban menyalakan listrik dengan cara mengaktifkan stop kontak (colokan) dan ketika lampu menyala, DPS melihat korban dalam kondisi tergantung. Melihat suaminya dalam keadaan tergantung, seketika istri korban histeris dan DPS berlari keluar rumah memanggil tetangga lainnya. Tidak lama kemudian, datanglah tetangga korban MS untuk membantu DPS menurunkan korban,” jelasnya kemarin.

Setelah korban diturunkan, LD menelepon paman Korban (KS) yang tinggal di Desa Puduria (Desa tetangga). Setibanya KS di tempat kejadian, ia sudah menemukan keponakannya dikelilingi warga sekitar. Mereka masih berusaha menolong korban dengan cara menggosok dan menekan tubuh korban karena warga mengira korban masih hidup.

Selang beberapa lama kejadian tersebut, salah seorang warga menghubungi Polsek Andoolo. Setelah menerima laporan, Kapolsek Andoolo bersama anggotanya langsung ke tempat kejadian untuk mengamankan tempat itu, namun TKP sudah dipenuhi warga yang datang untuk melihat korban. “Untuk kepentingan penyelidikan, petugas kepolisian membawa korban ke RSUD Konsel untuk dilakukan pemeriksaan (visum). Namun saat hendak dilakukan autopsi, pihak keluarga korban menolak,” terangnya.

Dengan penolakan tersebut, pihak kepolisian menyerahkan korban kembali pada keluarganya. Namun untuk kepentingan penyelidikan, pihaknya telah mengamankan beberapa barang bukti di TKP, termasuk tali yang melilit pada leher korban.

“Kita belum bisa memberikan kesimpulan terhadap kasus tersebut karena masih dalam proses penyelidikan. Kini kepolisian tengah memeriksa para saksi diantaranya DPS (Tetangga Korban), MS (Tetangga Korban), LDR (Istri Korban) dan KS (Paman Korban),” ungkapnya. (b/ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy