Kantor Kemensos Digeledah, Penyidik KPK Amankan Banyak Dokumen Kasus – Kendari Pos
Nasional

Kantor Kemensos Digeledah, Penyidik KPK Amankan Banyak Dokumen Kasus


KENDARIPOS.CO.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan pada tiga lokasi perihal kasus dugaan suap bantuan sosial (bansos) untuk wilayah Jabodetabek 2020 pada Senin (7/12). Di mana diketahui, dugaan korupsi ini melibatkan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara.

Adapun, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengungkapkan ketiga lokasi tersebut adalah Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), lalu kediaman dua tersangka Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyono (AW) selaku Pejabat Pembuat Kebijakan (PPK) Kemensos.

“Senin dimulai sore hingga dini hari Tim Penyidik KPK melakukan penggeledahan di 3 tempat dan lokasi yang berbeda yaitu di Kantor Kemensos RI, rumah tersangka MJS (Matheus) dan AW (Adi),” jelasnya dalam keterangannya, Selasa (8/12).

Dalam penggeledahan tersebut, tim penyidik berhasil mengamankan sejumlah dokumen terkait perkara ini. Lebih lanjut, pihaknya akan melakukan analisis mendalam untuk melakukan penyitaan terhadap dokumen-dokumen yang diamankan. “Kemudian akan dikonfirmasi kepada saksi-saksi yang akan dipanggil dan diperiksa tim penyidik,” jelasnya.

Sebagai informasi, dalam kasus ini selain 3 di atas yang ditetapkan diduga sebagai penerima suap, terdapat dua orang lagi yaitu Ardian IM dan Harry Sidabuke dari pihak swasta yang diduga sebagai pemberi suap.

Mensos diduga menerima fee (imbalan) sebesar Rp 10 ribu per paket sembako dari nilai Rp 300 ribu. Dengan total yang diterima diduga sebesar Rp 17 miliar. Kasus ini terungkap melalui operasi tangkap tangan pada 5 Desember 2020 dini hari di beberapa lokasi di Jakarta.

Tim penindakan KPK mengamankan uang dengan jumlah sekitar Rp 14,5 miliar dalam berbagai pecahan mata uang yaitu sekitar Rp 11, 9 miliar, sekitar USD 171,085 dolar (setara Rp 2,420 miliar) dan sekitar 23.000 dolar Singapura (setara Rp 243 juta).

Atas perbuatannya, Juliari disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sementara Adi dan Matheus disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 huruf (i) UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Lalu, Ardian dan Harry disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor. (jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy