Gubernur Pimpin Apel Pasukan Operasi Lilin Anoa – Kendari Pos
Nasional

Gubernur Pimpin Apel Pasukan Operasi Lilin Anoa


KENDARIPOS.CO.ID — 2.957 personel lintas lembaga tergabung dalam pengamanan (PAM) perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Sultra (lihat grafis). Mereka berada dalam satu barisan operasi bersandi operasi Lilin Anoa 2020. Personel akan mengisi 53 pos pengamanan dan 19 pos pelayanan

Seribuan personel itu disiagakan dalam apel gelar pasukan di Mapolda Sultra yang dipimpin Gubernur Sultra, Ali Mazi. Pengamanan gabungan itu akan bertugas selama 15 hari, mulai 21 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021.

Gubernur Sultra, Ali Maza menjadi inspektur upacara apel gelar pasukan pengamanan (Pam) Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Mapolda Sultra, Senin (21/12) kemarin.

Secara nasional Polri mempersiapkan 83.917 personel polisi, 15.842 personel TNI, serta 55.086 personel instansi terkait lainnya.
“Personel akan ditempatkan pada 1.607 pos pengamanan untuk melaksanakan pengamanan terkait gangguan kamtibmas dan kamseltibcar lantas (keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas), dan 675 pos pelayanan untuk mengamankan pusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, dan lain-lain,” ujar Gubernur Ali Mazi saat membacakan amanat Kapolri dalam apel gelar pasukan, Senin (21/12) kemarin.

Pengamanan Nataru ini mengedepankan preemptif dan preventif secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional. Tentunya, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Jangan sampai kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19. Maka dari itu, pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa. Hindari underestimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini. Kita harus lebih peduli,” ungkap Gubernur Sultra mengutip amanat Kapolri.

Berdasarkan mapping kerawanan, ada beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang harus diantisipasi. Yakni ancaman terorisme dan radikalisme, sabotase, penyalahgunaan narkoba, dan pesta miras. Selain itu, aksi perusakan fasilitas umum, aksi kriminalitas seperti curat, curas, curanmor, tawuran antar kelompok pemuda atau antar kampung.

“Termasuk balap liar, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan,” sebut Gubernur Sultra.

Dalam amanat Kapolri, Gubernur Sultra Ali Mazi menegaskan seluruh kepala satuan wilayah (kasatwil) menentukan langkah antisipasi proaktif, aplikatif dan cara bertindak tepat, efektif dan efisien dalam mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakteristik kerawanan pada masing-masing daerah.

Gubernur Sultra Ali Mazi mengatakan, Kapolri menekankan beberapa hal untuk dipedomani guna mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas. Siapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan. Niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah. Lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang, sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat.

“Tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum Natal 2020 dan perayaan Tahun Baru 2021,” imbuh Gubernur Sultra, Ali Mazi.

Personel pengamanan diminta bekerja professional dan humanis. Berikan pelayanan terbaik, lengkapi sarpras dan perlengkapan perorangan yang memadai, serta lakukan penugasan anggota dengan buddy system. Laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

“Mantapkan kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi. Tetaplah menjadi teladan bagi keluarga, rekan, dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih,” ungkapnya.

Turut hadir dalam apel pasukan adalah Kapolda Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya, Danrem 143 Halu Oleo Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan, Kepala BIN Daerah Sultra Brigjen TNI Aminullah dan Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Shaleh.

Sebelumnya, Kapolda Sultra Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya melalui, Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan Operasi Lilin ini tidak hanya melibatkan Polri, tetapi juga unsur TNI dan instansi terkait lainnya. Dan operasi ini digelar untuk memastikan perayaan Natal dan tahun baru 2020 terhindar dari gangguan Kamtibmas dan menekan terjadinya kerumunan yang berpotensi menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

“Operasi lilin kita melibatkan personel gabungan lintas institusi. Semuanya bersinergi dan berkoordinasi sesuai tupoksinya masing-masing,” ujar Kapolda Sultra Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya seperti dituturkan Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan.

Kapolda menginstruksikan personel pengamanan agar mengawasi penerapan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19. “Target operasi adalah mewujudkan Kamtibmas yang kondusif dalam pelaksanaan ibadah Natal serta tahun Baru, terciptanya Kamseltibcarlantas demi menurunkan jumlah fatalitas korban kecelakaan dan memutus mata rantai penyebaran virus corona,” kata Kapolda. (ndi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy