Fakultas Sains & Teknologi Mandala Waluya Kembangkan Alat Kesehatan

KENDARIPOS.CO.ID — Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari, menciptakan alat layanan kesehatan terbaru di masa pandemi covid-19. Pengembangan peralatan ini untuk menciptakan layanan kesehatan yang maksimal dan aman bagi pasien maupun tenaga kesehatan.

Nampak dosen pada prodi teknologi elektromedis Fakultas Sains dan Teknologi kenalkan alat penelitian yang dikembangkan untuk keperluan pelayanan di era covid -19 pada fasilitas kesehatan

Fakultas Sains dan Teknologi UMW yang terdiri dari 4 program studi yaitu prodi S1 farmasi, D4 Teknologi Lab. Medis, D3 Teknologi elektro-medis dan D3 Sanitasi lingkungan. Fakultas ini berdiri sejak kampus Stikes Mandala Waluya Kendari dan Akademik kesehatan lingkungan Mandala Waluya Kendari bergabung beralih status menjadi Universitas Mandala Waluya (UMW), sejak November 2020.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Ratna Umi Nurlila, S.Si., M.Sc menjelaskan, pihaknya terus berbenah dan membangun serta mengembangkan pengelolaan manajemen serta tridharma bagi dosen di lingkupnya. Baru-baru ini dosen bersama mahasiswa pada fakultas sains dan teknologi mengembangkan peralatan kesehatan yang mengarah pada pelayanan di era covid-19. “Alat tersebut adalah smart snailling chart yang berfungsi untuk mendeteksi huruf pada ganguan penglihatan. Namun alat mengunakan remot control, sehinga memudahkan dokter bekerja serta fisical distensing antara pasien dan dokter dapat dilakukan dengan baik dalam pemeriksaan,” terangnya.

Selanjutnya alat kalkulator IMT yang di kembangkan dengan memunculkan berat ideal berbasis warless dan output suara, alat ini juga sangat membantu fisical distensing tenaga kesehatan dengan pasien di mana data berat badan dapat diketahui dengan jarak 15 meter. Dan alat ini dikenalkan pada fasilitas kesehatan di wilayah konawe selatan. Harapanya kedepan pihak fasilitas kesehatan (pemerintah) bisa bekerja sama dengan fakultas sains dan teknologi khusunya progam studi Teknologi elektromedik dalam hal penelitian. Sehingga alat yang dibutuhkan dalam kondisi tertentu dapat di kembangkan dan digunakan di fasilitas kesehatan. “Sehingga meskipun pandemic covid 19 masih ada pelayanan kesehatan dapat dilakukan dengan baik,” paparnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *