DAK PUPR 2021 Rp 28 Miliar – Kendari Pos
Wakatobi

DAK PUPR 2021 Rp 28 Miliar


KENDARIPOS.CO.ID — Tahun 2020 lalu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Wakatobi harus puas dengan beberapa pembangunan jalan melalui dana alokasi khusus (DAK). 2021 mendatang, Wakatobi menjadi kabupaten yang masuk urutan ketiga di Sulawesi Tenggara yang mendapatkan DAK terbesar dengan jumlah Rp 28 miliar.

Tahun depan, pembanguan jalan melalui DAK difokuskan di Pulau Binongko dan Kaledupa. Sementara untuk Tomia sudah ada program hibah jalan daerah (PHJD) yang pekerjaannya juga akan segera direalisasikan. Meski begitu, ada rekomendasi dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terkait pembangunan jalan di ibu kota kabupaten yakni Pulau Wangi-Wangi yang harus dilakukan melalui DAK tahun 2021.

Kamarudin

Kepala Dinas PUPR Wakatobi, Kamarudin, menyebut, untuk anggaran Rp 28 miliar tersebut paling diprioritaskan adalah untuk Pulau Binongko dan Kaledupa. Pasalnya tahun 2020 ini anggaran untuk pembanguan jalan yang dialokasikan melalui DAK direfocusing untuk penanganan Covid-19. Sehingga hampir tidak ada kegiatan.

“Jadi, Binongko dan Kaledupa itu wajib. Tinggal kita bagi melalui DAK ini. Ada imbauan dari DPR pusat untuk jalan yang rusak di kabupaten wajib diambil. Kalau usulan DPR ada enam, tapi yang diambil maksimal tiga dan minimal satu. Kita ambil satu kegiatan saja untuk Wangi-Wangi melalui DAK tahun 2021. Selebihnya untuk Binongko dan Kaledupa,” rincinya.

Apalagi kata Kamarudin, pembanguan jalan di Wangi-Wangi melalui DAK ini memang harus dilakukan. Mengingat tahun 2020 tidak bisa terealisasi karena direfocusing untuk anggaran penanganan covid-19. “Tapi, untuk DAK tahun depan kita prioritaskan di Wakatobi-2 (Kaledupa dan Binongko). Kalau Tomia kan sudah ada PHJD,” tandasnya. (c/thy)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy