Bupati Konawe Optimalkan Investasi Swasta – Kendari Pos
Konawe

Bupati Konawe Optimalkan Investasi Swasta


KENDARIPOS.CO.ID — Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa meletakan dasar pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di otoritanya dengan merujuk kepada hakekat otonomi daerah. Ada tiga indikator hakekat otonomi daerah sesuai Undang-undang (UU) nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Tak hanya aspek peningkatan pelayanan publik dan daya saing daerah, kemandirian daerah juga menjadi fokus Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa untuk memakmurkan masyarakat yang dipimpinnya.

Kery Saiful Konggoasa

Kemandirian daerah tersebut diwujudkan Kery dengan cara memaksimalkan investasi. Investor domestik dan mancanegara banyak yang tertarik untuk menanamkan modalnya di Konawe. Dengan potensi sumber daya alam (SDA) yang melimpah khususnya disektor perkebunan maupun pertambangan, investasi swasta masuk ke Konawe. Salah satu investasi tersebut, yakni pabrik pemurnian nikel di Kecamatan Morosi oleh PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI).

Masuknya perusahaan itu ke Konawe, tak lepas dari andil Bupati Kery Saiful Konggoasa dalam menciptakan iklim investasi yang nyaman bagi pemilik modal. Apalagi Kery meyakini, hadirnya investasi di otoritanya pasti berimplikasi terhadap terbukanya lapangan kerja secara massal. “Sektor pertambangan ini kita harapkan bisa meningkatkan kemandirian daerah. Investasi di Kecamatan Routa juga akan segera terealisasi. Ke depan, kita ingin kebutuhan nikel, lithium dan kobalt di seluruh dunia, bisa dihasilkan dari Konawe,” ujar Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, Senin (28/12).

Bupati Konawe dua periode itu menuturkan, dengan mengoptimalkan investasi tersebut, indikator kemandirian daerah sudah sangat dirasakan hasilnya. Sebagai contoh, sejak tahun 2019, predikat daerah tertinggal tak lagi disandang Konawe. Kata Kery S.Konggoas, hal itu berkat kontribusi investasi swasta dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Konawe tiap tahunnya. Kery Saiful Konggoasa menyebut, suatu daerah tidak akan mengalami kemajuan jika banyak masyarakat di wilayah tersebut yang tidak bekerja. “Kalau semua orang bekerja, perekonomian pasti menggeliat. Pertumbuhan ekonomi meningkat karena terbukanya lapangan kerja,” tambahnya.

Politisi PAN Sultra itu menambahkan, untuk meningkatkan kemandirian daerah, aspek lain yang harus diperhatikan yakni menyangkut persoalan kemiskinan di Konawe. Menurut Kery Saiful Konggoasa, masalah kemiskinan merupakan hal penting untuk mengukur sukses tidaknya pemerintahan di suatu daerah dijalankan.

“Tolak ukur suksesnya sebuah kebijakan tidak hanya dilihat dari aspek fisik. Namun juga dilihat dari segi peningkatan sumber daya manusia (SDM),” tutur Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPW PAN Sultra itu.

Bupati Konawe Kery S.Konggoasa menyebut, angka kemiskinan di Konawe kian tahun menunjukkan tren penurunan. Di tahun 2019, angka kemiskinan di Konawe sebesar 11 persen. Berkurang dua persen jika dibandingkan tahun 2018 sebesar 13 persen. Mantan Ketua DPRD Konawe itu menyebut, ada beberapa strategi pemkab Konawe dalam menanggulangi kemiskinan secara bertahap. Kiat-kiat yang dilakukan Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, yaitu, mengelola potensi daerah yang dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat, termasuk mengelola investasi yang masuk ke Konawe secara tepat.

“Potensi ini (investasi, red) yang paling signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Konawe. Dapat kita dilihat dampak positif atas keberadaan kawasan industri di kecamatan Morosi, yaitu serapan tenaga kerja yang sangat besar,” ungkapnya. (adi/b)

Sukses Membuka Investasi
-Bupati Konawe Kery S.Konggoasa bertekad memajukan Konawe
-Dia membuka ruang investasi seluas-luasnya
-Entah itu PMDN maupun PMA
-Potensi sektor pertambangan di Konawe magnet bagi investor

Penanaman Modal Asing (PMA)
-Investasi dari Januari sampai November 2020 melebihi target
-Pemkab Konawe mengklaim nilai investasi lebih 500 persen
-Realisasi investasi PMA di Konawe mencapai Rp 34 triliun
-Target awal tahun 2020 hanya Rp 6 triliun
-Hadirnya investasi itu, ekonomi Konawe bertumbuh hingga 9,20 persen
-Melebihi angka pertumbuhan ekonomi Sultra dan nasional

Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)
-Realisasinya sedikit lebih rendah dari target
-Hingga November 2020, realisasinya sekira Rp 4 miliar
-Target awal sebesar Rp 6 miliar
-Target PMDN tak tercapai akibat wabah Covid-19
-Investasi PMDN mayoritas di perkebunan kelapa sawit

Kawasan Mega Industri Baru
-Pemkab Konawe mendesain Kec.Routa menjadi kawasan mega industri
-Investor Tiongkok siap tanam modal sekira Rp 60 triliun
-Akan dibangun kompleks pabrik nikel, lithium dan kobalt
-Jika Routa menjadi kawasan inti industri, investasi asing cepat masuk

DATA DIOLAH KENDARI POS

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy