Bupati Buton Menggelar “Karpet Merah” Bagi Investor – Kendari Pos
Nasional

Bupati Buton Menggelar “Karpet Merah” Bagi Investor

KENDARIPOS.CO.ID — Kemajuan daerah tak hanya ditopang tersedianya infrastruktur memadai. Sebuah daerah akan terus bergerak dinamis dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam. Kabupaten Buton punya kekayaan alam melimpah. Bukan hanya kandungan aspal dan potensi kelautan dan perikanan. Kabupaten yang dinakhodai Bupati La Bakry itu kaya akan kandungan mineral nikel dan mangan.

Bupati Buton La Bakry (dua dari kanan) saat rapat virtual bersama Kemenko Kemaritiman dan Investasi RI, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Bea Cukai dan calon investor asal Cina. Kecamatan Kapontori akan didesain manjadi kawasan industrial park.

Pengelolaan mineral yang ada dalam perut bumi Buton butuh sentuhan tangan investor. Pemkab Buton dalam kendali Bupati La Bakry membentangkan “karpet merah” akan hadirnya investor. Diyakini kolaborasi Pemkab Buton dan investor akan membawa kemaslahatan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Untuk memuluskan pengembangan dua objek tambang itu (nikel dan mangan), pemerintah sudah merancang kawasan industri atau industrial park. Lokasinya di Kecamatan Kapontori. Di sana sumber daya alam itu bersemayam dalam perut bumi. Pengembangannya akan dimulai dengan pembangunan pabrik baterai lithium.

Niat Bupati La Bakry mengundang investor didukung pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI. Baru-baru ini, Bupati Buton La Bakry membahas rencana itu secara virtual bersama Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Bea Cukai dan calon investor asal Cina.

Hasilnya, potensi pembangunan industrial park itu cukup besar. China Machinery Engineering Corporation (CMEC) sudah menyampaikan rencana membangun pabrik kepada pemerintah daerah.

“Kapontori itu rencana akan menjadi central industri. Sudah ada investor yang tertarik untuk mengelola sumber daya alam kita di sana,” kata Bupati Buton La Bakry kepada Kendari Pos, Minggu (27/12) kemarin.

Konsepnya kata Bupati La Bakry, kawasan itu akan dinamai Buton Industrial Park. Semua aktivitas industri akan terpusat di satu kawasan. Soal lahan, tersedia cukup luas di sana. “Deposit nikel kita menjanjikan. Tidak akan habis dalam waktu singkat. Dengan modal itu, kita cukup siap menjadi mitra investor,” ungkap pasangan Waki Bupati Buton, Iis Elianti itu.

Pembangunan pabrik itu kata dia akan menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang cukup besar. Tenaga kerja akan terserap lebih banyak lagi ketika pabrik tersebut beroperasi.
“Ini peluang besar untuk kita, karena bisa menyerap tenaga kerja yang banyak. Investor berencana akan membangun PLTU di lokasi yang sama,” jelas Bupati La Bakry.

Ketua DPD Golkar Buton ini mengatakan rencananya tim dan investor akan berkunjung langsung ke Buton sekira bulan Maret tahun 2021. Mereka hadir untuk melihat secara langsung kesiapan kawasan Buton Industrial Park ini. “Kita tunggu mereka (investor) awal tahun depan untuk mengecek langsung lokasi,” pungkasnya. (lyn/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy