BSPS Benahi 607 RTLH di Baubau – Kendari Pos
Bau-bau

BSPS Benahi 607 RTLH di Baubau


KENDARIPOS.CO.ID — Upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau. Salah satunya melalui program bantuan stimulus perumahan swadaya (BSPS). Tercatat, tahun ini sebanyak 607 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Baubau mendapat sentuhan BSPS. Informasi itu disampaikan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Baubau, Yulia Widiarti.

Yulia Widiarti

“Mereka yang mendapatkan program BSPS adalah masyarakat yang rumahnya memang tidak layak huni. Baik itu keluarga baru maupun masyarakat yang sudah tua. Pokoknya kalau rumahnya tidak layak huni, akan mendapat sentuhan BSPS,” kata Yulia Widiarti, kemarin.

Masyarakat yang mendapatkan bantuan tersebar diberbagai kelurahan. Semua dilihat berdasarkan kondisi data RTLH yang besar. “Tahun ini kita fokus di Kecamatan Sorawolio. Ada yang di Kelurahan Palabusa, Batupoaro, Tarafu, Waborobo, dan Labalawa,” sambung wanita berhijab itu. Seluruh pogram BSPS yang diperoleh berasal dari berbagai sumber. Baik melalui APBN, APBD Provinsi Sultra, APBD Kota Baubau, dan juga dari luar negeri. Besaran dana setiap unit BSPS bervariasi, mulai Rp 17 juta hingga Rp 20 juta. Seluruhnya diperuntukan bagi biaya perbaikan rumah dan sewa tukang.

Kata dia, bantuan 607 unit BSPS yang didapatkan tahun ini, masih kurang. Banyak rumah tidak layak huni di Baubau yang belum mendapat sentuhan. “Makanya kita harapkan kedepan tetap ada bantuan-bantuan dari APBN, provinsi, maupun dana dari simber lain. Kita akan upayakan untuk secepatnya mengatasi persoalan rumah tidak layak huni di Kota Baubau. Selain itu ada juga Betlok. Ini adalah beberapa keluarga yang tinggal dalam serumah. Misalkan dalam satu rumah tinggal tiga kepala keluarga. Sehingga kondisi yang demikian tidak memungkinkan lagi untuk ditempati, jadi memungkinkan untuk kita bantu,” tambah Yulia Widiarti.

Ia, menambahkan, saat ini 607 unit rumah yang didapatkan Kota Baubau sudah dikerjakan. Ada juga yang belum selesai, tetapi sudah masuk tahap finishing. “Sudah progres akhir semua. Kalau yang dari APBN sudah jalan dari awal. Kemudian dari DAK sudah berjalan sejak Agustus kemarin dan realisasi keuanganya sudah 100 persen. Paling saat ini sudah 90 persen dan tinggal penyelesaian adminsitrasi,” pungkas Yulia Widiarti. (c/ahi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy