Belum Ada Juknis Kenaikan Gaji ASN – Kendari Pos
Nasional

Belum Ada Juknis Kenaikan Gaji ASN

KENDARIPOS.CO.ID — Wacana kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2021 santer terdengar beberapa hari terakhir. Kabar ini dilontarkan langsung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo. Namun informasi itu belum diketahui dan belum dapat dipastikan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Zanuriah

Kepala BKD Provinsi Sultra, Zanuriah mengatakan, terkait peryataan yang sudah ramai di media itu, tentu pihaknya tak berkomentar banyak. Sebab ini baru sekadar pernyataan. Belum ada surat resmi langsung Kemenpan RB ke pemerintah daerah terkait petunjuk teknis (Juknis). “Kalau kabar yang beredar hanya dari media tentu kita tidak bisa hanya sekadar baca terus mengomentari. Harus ada juknis resmi dari pusat terkait itu,”kata Zanuriah saat dihubungi Kendari Pos, Rabu (30/12) kemarin.

Apalagi, kata dia, terkait gaji ASN, bukan menjadi kewenangan instansinya. Tetapi langsung di BPKAD Sultra. “Tapi mereka juga pasti belum dapat berkomentar tanpa ada juknis langsung dari pemerintah pusat. Terlebih sudah ada juga pernyataan resmi dari Kemenkeu kalau wacana kenaikan gaji itu masih dalam pembahasan,”ungkap Zanuriah.

Untuk diketahui, sebelumnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo sempat menyinggung soal besaran gaji ASN tahun depan. Diperkirakan, paling rendah Rp 9 juta hingga Rp 10 juta.

Selama menjabat Men PAN-RB, kata dia, salah satu urusan yang dikaji adalah kesejahteraan ASN atau PNS. ’’Bahwa gaji pokok (ASN) tidak mungkin naik karena menyangkut pensiun,’’ katanya. Namun, politikus PDIP itu mengungkapkan telah berkomunikasi dengan PT Taspen. Termasuk menghitung subsidi dana pensiun yang bakal ditingkatkan.

Tjahjo menjelaskan, sejatinya tahun ini bakal ada kenaikan penghasilan PNS. Di antaranya, dari komponen tunjangan kinerja. Tetapi, karena ada Covid-19, kenaikan itu ditunda. “Tunjangan ASN kita tingkatkan maksimal. Jadi, ASN paling rendah minimal (gajinya, Red) Rp 9 juta sampai Rp 10 juta,” tuturnya.

Tjahjo mengatakan, pemerintah juga akan berupaya meningkatkan subsidi untuk pensiun. Hal itu sudah diperhitungkan dengan Taspen yang mengurus dana pensiun. “Saya kira tugas kami di PAN-RB dan Bu Menteri Keuangan, bahwa memang gaji pokok tidak mungkin naik karena menyangkut pensiun,” jelasnya.

Tjahjo mengungkapkan, jumlah pegawai negeri saat ini sekitar 4,2 juta orang. Tahun depan pihaknya akan menambah 1 juta untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dibidang keguruan, dibidang kesehatan, dan tenaga penyuluh.

“Tahun depan akan kita tambah lagi 1 juta untuk pegawai PPK untuk guru karena kita masih kurang guru, 260-an mulai dokter, perawat dan bidan masih ada 100 ribuan yang berkaitan dengan tenaga-tenaga penyuluh,” ungkapnya.

Tjahjo menambahkan, semoga dengan adanya tenaga kenaikan tunjangan dan perekrutan pegawai dapat lebih tertata. “Mudah-mudahan lewat perencanaan dan rekrutmen sistem terkait tunjangan akan bisa tertata, terdata berapa ASN yang kita butuhkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa tidak ada rencana menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS.
“Tidak ada rencana menaikan gaji PNS. Dalam UU pemerintah masih fokus pada penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari di Jakarta.

Menurutnya, Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2021 dan kebijakan fiskalnya sudah diundangkan. Sementara, terkait kenaikan gaji tersebut masih dalam kajian belum ditetapkan kapan akan dinaikkan.

Adapun soal gaji tersebut diatur dalam UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara di antaranya mengamanatkan terkait penyusunan peraturan pemerintah tentang skema gaji dan pensiun.

“Saat ini masih dalam tahap pengkajian interdep dengan mempertimbangkan banyak aspek, di antaranya termasuk dampaknya terhadap keuangan negara jangka pendek dan jangka panjang,” kata Rahayu. (rah/b/jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy