Bawaslu Andalkan Siswalu Sidang di MK

KENDARIPOS.CO.ID — Empat pasangan calon yang berlaga pilkada di tiga kabupaten mengajukan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK). Walau belum ada putusan dismisal (terima atau tolak gugatan), Bawaslu Sultra mulai menyiapkan alat bukti untuk menghadapi proses peradilan.

Komisioner Bawaslu Sultra Munsir Salam mengatakan, siap menghadapi permohonan perselisihan hasil pemilihan kepala daerah (PHPKada) serentak 2020. 28 Desember lalu, Bawaslu Sultra bersama Bawaslu empat kabupaten, yang akan menghadapi gugatan, telah menyiapkan seluruh hasil pengawasan dilengkapi dengan dokumen pendukung berupa laporan pengawasan (Formulir A), berita acara dan foto-foto pendukung.

“Semua keterangan tersebut akan diasistensi oleh Tim Hukum Bawaslu RI sebelum diserahkan ke MK,” kata Munsir Salam, Selasa (29/12). Selain itu, kata dia, Bawaslu juga akan mengandalkan data Sistem Pengawasan Pemilu (Siwaslu) bagian dari modal sidang sengketa pilkada di MK. Siwaslu akan membantu Bawaslu memetakan lokasi dan detail persoalan.

“Siwaslu menjadi referensi sangat penting untuk menentukan kejadian-kejadian spesifik di daerah yang dipersoalkan oleh pelapor. Karena Siwaslu berfungsi mendokumentasikan hasil dan proses pemilu di masing-masing daerah. Sehingga, Bawaslu memiliki acuan data yang jelas dan transparan saat diminta pertanggungjawaban,” tandasnya. (ali/b).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *