2020, BNNP Sultra Tangkap 15 Pengedar, 116 Pengguna Direhabilitasi – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

2020, BNNP Sultra Tangkap 15 Pengedar, 116 Pengguna Direhabilitasi


KENDARIPOS.CO.ID — Di saat negeri ini berkelindan menghalau wabah Covid-19, penjaja serbuk dan daun (ganja) haram melancarkan aksinya. Mereka berusaha menjerumuskan anak-anak bangsa ke dalam lingkaran hitam narkoba. Sultra pun masih dalam cengkeraman narkoba. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara tak tinggal diam. Hasilnya, 15 pengedar ditangkap dan 116 pemakai direhabilitasi.

“15 tersangka terdiri atas 14 orang laki laki dan 1 orang perempuan yang berasal dari 13 laporan kasus narkoba. Berkas perkara 12 tersangka sudah dinyatakan lengkap (P-21). Sedangkan 3 berkas perkara lainnya masih dalam tahap I,” ujar Kepala BNNP Sultra Brigjen Pol Sabaruddin Ginting melalui Pelaksana Harian (Plh) Kepala BNNP Sultra, La Mala, Selasa (29/12) kemarin.

BNNP Sultra berhasil mengamankan barang bukti narkotiba jenis sabu sekira 4,747 kilogram dan jenis ganja sebanyak 90 gram. 3,912 kilogram barang bukti sabu telah dimusnakan. Selain berhasil mengungkap kasus-kasus besar, BNNP Sultra merehabilitasi 116 orang pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba. “116 orang itu terdiri dari 21 orang asesmen compulsory dan 95 asesmen voluntary atau wajib lapor yang terbagi lagi menjadi 83 orang rawat jalan dan 12 orang dirujuk ke pusat rehabilitasi,” jelas La Mala.

La Mala mengklaim kasus narkoba tahun 2020 berkurang jika dibandingkan tahun 2019. Tahun lalu, BNNP Sultra mengankap 31 tersangka, mengamankan 11,1 kilogram barang bukti sabu dan 16 gram ganja. Menurut La Mala, BNNP Sultra tak hanya memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika namun juga mencegah terjadinya penyalahgunaan narkotika. “Ada dua strategi kita dalam memerangi narkotika, yakni supply reduction dan demand reduction sesuai instruksi Presiden Joko Widodo dalam rangka tanggap darurat narkotika,” ungkapnya.

La Mala menjelaskan strategi supply reduction dilakukan BNNP Sultra dengan memberantas sindikat narkotika secara tegas dan terukur. Karena tindak pidana narkotika bersifat transnasional yang merupakan bentuk kejahatan lintas batas negara. Modus operandinya pun tergolong tinggi, teknologi canggih, didukung oleh jaringan organisasi yang luas. Narkoba sudah banyak menimbulkan korban terutama dikalangan generasi muda penerus bangsa. Jika dibiarkan, membahayakan kehidupan bangsa dan negara.

“Harus diakui BNNP Sultra memiliki berbagai keterbatasan, mulai dari perangkat/institusi dan sumber daya manusia baik di tingkat provinsi sampai ke kabupaten dan kota. Jumlahnya belum ideal. Begitu halnya sarana dan prasarana yang masih minim. Namun dengan keterbatasan itu, kami berupaya maksimal menyelamatkan masa depan generasi bangsa dan daerah ini dari ancaman penyalahgunaan narkoba,” imbuhnya.

Sedangkan strategi demand reduction, BNNP Sultra melakukan pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi. Kegiatan pencegahan seperti sosialisasi informasi edukasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan pemerintah, swasta, masyarakat dan pendidikan. Dengan memanfaatkan sarana melalui media cetak, elektronik online serta tatap muka secara langsung kepada masyarakat maupun media tidak langsung seperti spanduk, baliho, banner, branding dan sticker.

La Mala mengklaim sekira 1.192.388 jiwa (62,10 persen) penduduk Sultra telah tersentuh edukasi P4GN. Capaian itu melampaui target indikator kinerja presentasi sebaran informasi P4GN yakni sekira 134.393 jiwa (7 persen) dari jumlah populasi masyarakat berumur 10 – 59 tahun.

Selain itu, kegiatan pemberdayaan masyarakat sebagai salah satu langkah alternatif dalam penekanan laju peredaran gelap narkoba di Sultra. Berdasarkan hasil pemetaan tahun 2018, terdapat sembilan kelurahan di Kota Kendari yang rawan narkoba. Jumlah itu meningkat tahun 2020 berdasarkan pemetaan di delapan kecamatan dan 24 kelurahan, hasilnya 16 kelurahan rawan narkoba.

“Salah satunya Kelurahan Mandonga. Di sana dilakukan intervensi life skill. Kini Kelurahan Mandonga pulih dari kategori bahaya dengan nilai Indeks Keterpulihan Kawasan Rawan (IKKR) narkoba sebelumnya 0,34 (bahaya) berubah menjadi kawasan dengan berskala 3,03 (siaga),” ungkapnya.

BNNP Sultra juga membentuk satgas atau relawan anti narkoba sebanyak 325 orang yang terdiri dari instansi pemerintah, swasta masyarakat dan pendidikan. “BNNP Sultra berkomitmen memberantas peredaran gelap narkoba secara tegas, sesuai hukum yang berlaku, serta meningkatkan kinerja demi melindungi generasi bangsa di masa yang akan datang,” ujarnya.

3,9 Kilogram Sabu Dimusnahkan

BNNP Sultra memusnahkan barang bukti 3,9 kilogram narkotika jenis sabu. Barang bukti sabu itu diamankan dari pengungkapan 13 kasus sejak Januari hingga Desember 2020. Pelaksana Harian Kepala BNNP Sultra, La Mala mengatakan pemusnahan dilakukan untuk mencegah potensi terjadinya penyalahgunaan barang bukti. “Jumlah narkotika jenis sabu yang dimusnahkan 3,912,88 kilogram dari total 4,747 kilogram sabu yang kami sepanjang tahun 2020. Sebagian belum dimusnahkan guna kepentingan uji laboratorium dan lainnya,” ungkapnya, Selasa (29/12).

La Mala mengatakan pencapaian tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya, tidak menjadikan BNNP Sultra berpuas diri. “Ini motivasi bagi kami untuk memberantas peredaran narkoba di Sultra. Saya mengajak seluruh masyarakat mengampanyekan bahaya penyalahgunaan narkotika,” tuturnya.

Menurut La Mala, semua elemen di daeran berperan penting dalam upaya pemberantasan dan penyalahgunaan narkoba. Masyarakat dilatih untuk memberikan konseling terhadap penyalahguna narkoba. Karena pada dasarnya penyalahguna narkoba mengalami kehilangan fungsi sosialnya, sehingga peran para tokoh masyarakat khususnya tokoh agama bisa mengembalikan kedisiplinan dan fungsi sosial mereka. “Masyarakat diajak peduli, sehingga penyalahguna narkoba tidak malu, dan mengembalikan kepercayaan diri mereka,” tutupnya. (ndi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy