17 Desember KPU Tetapkan Pemenang


KENDARIPOS.CO.ID — Siapa juara Pilkada di tujuh daerah hingga kini belum dapat dipastikan. Kepastian kampiun pilkada ada di tangan KPU. Merujuk tahapan Pilkada sesuai PKPU Nomor 5 tahun 2020, KPU daerah akan menetapkan pemenang pada 17 Desember 2020. Proses rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilbup dimulai 13 Desember 2020

Ketua KPU Sultra, La Ode Abdul Natsir Muthalib mengatakan setelah pemungutan suara 9 Desember kemarin, maka selanjutnya penyampaian hasil hitung suara dari KPPS kepada PPS di TPS. Lalu hasil hitung suara di TPS diumumkan mulai 9 sampai 15 Desember 2020. Lalu PPS menyampaian hasil hitung suara ke PPK mulai 9 sampai 11 Desember 2020.

Setelah itu, PPK merekapitulasi hasil hitung suara, 10-14 Desember. Selanjutnya,
hasil rekapitulasi diumumkan di kantor PPK dan laman KPU diumumkan oleh KPU Kab/Kota pada 10-20 Desember 2020. “Penyerahan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kecamatan (PPK) ke KPU kabupaten mulai 16 sampai 20 Desember. Rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat kabupaten untuk Pilbup mulai 13 sampai 17 Desember 2020,” ujar La Ode Abdul Natsir Muthalib kepada Kendari Pos, Rabu (9/12) kemarin.

Pria yang karib disapa Ojo itu menjelaskan, jika hasil pleno perhitungan suara telah diumumkan, maka diberikan kesempatan selama 3×24 jam kepada paslon ataupun stakeholder lainnya yang merasa keberatan atas keputusan perhitungan suara di KPU untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Pada prinsipnya KPU bekerja maksimal dan menjunjung tinggi asas profesional. Dan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada KPU kabupaten di tujuh daerahyang hingga saat ini bekerja dengan baik demi menyukseskan pesta demokrasi tahun ini,” tandas Ojo.

Sementara itu, Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Muna, Nggasri Faeda menerangkan, lembaganya akan menggelar perhitungan hasil suara dan pleno secara berjenjang. Dimulai dari pleno tingkat penyelenggara pemilihan kecamatan mulai 10 sampai 14 Desember 2020. Sedangkan pleno di KPU kabupaten dijadwalkan sampai 17 Desember.

Dua pasangan calon yang bertarung yakni LM. Rusman Emba-Bachrun dan LM. Rajiun-La Pili tinggal menunggu hasil perhitungan suara resmi lembaganya. “Setelah pleno kabupaten maka partisipasi riil akan ketahuan, termasuk siapa yang unggul,” ujar Nggasri Faeda kepada Kendari Pos, kemarin.

Nggasri menerangkan, secara umum pelaksanaan pemungutan suara berjalan lancar. KPU belum menemukan kendala berarti yang menghambat pelaksanaan tahapan tersebut. Kondusivitas wilayah juga sejauh ini masih dapat terkendali berkat kerja sama dengan seluruh pihak.

Nggasri optimistis partisipasi pemilih mencapai target sebesar 85 persen dari 143.128 DPT yang menyalurkan suaranya. “Target partisipasi di atas angka nasional 77,5 persen. Untuk Muna kita upayakan bisa sampai 80 atau 85 persen,” ujarnya.

Ali Mazi : Pilkada Sultra Berjalan Kondusif

Gubernur Sultra H. Ali Mazi (dua dari kiri), Kapolda Sultra Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya (dua dari kanan), Ketua KPU Sultra La Ode Abdul Natsir Muthalib (kanan), saat melakukan kunjungan di beberapa TPS, di Desa Langgea, Kecamatan Ranomeeto, Konawe Selatan, Rabu (9/12).

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi didampingi Kapolda Sultra, Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya dan Ketua KPU Sultra La Ode Abdul Natsir Muthalib meluangkan waktu memantau pelaksanaan pemungutan suara. Ketiga pemimpin beda lembaga itu didampingi Ketua KPU Sultra La Ode Abdul Natsir Muthalib memantau pemungutan suara di TPS Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), kemarin.

Gubernur Ali Mazi memastikan secara umum Pilkada serentak tujuh kabupaten di Sultra berjalan lancar tanpa kendala berarti. Meskipun ia hanya meninjau satu titik pemungutan suara di Pilkada Konsel. “Selain berjalan aman dan lancar, petugas juga menerapakn protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di TPS,” ujarnya saat ditemui Kendari Pos disela-sela peninjauan Pilkada.

Politisi Nasdem itu meminta seluruh kontestan Pilkada dan simpatisan agar tetap menjaga agenda pesta demokrasi tidak diwarnai huru hara. “Bahkan saya tekankan kepada para paslon agar legawa menerima hasil perhitungan suara oleh KPU. Kepada simpatisan dan paslon agar tahan diri dan menerima lapang dada hasil pemungutan suara. Dalam suatu pertarungan ada yang menang dan kalah. Tapi ini bukan persoalan menang kalahnya, tetapi bagaimana kita menerima hasil pilihan masyarakat kita,” ungkap suami Agista Ariany itu.

Gubernur Sultra Ali Mazi berharap para pasangan calon maupun pendukung agar menjaga daerah tetap kondusif dan tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. “Saya berharap kondusivitas daerah terjaga. Kita warga Sultra cinta akan kedamaian dan menjunjung tinggi persaudaraan,”pungkas Gubernur Sultra dua periode itu.

Sementara Kapolda Sultra, Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya menyebutkan, sejauh ini Pilkada berjalan aman dan kondusif. Meski jelang pemungutan suara di Kabupaten Muna sempat memanas jelang hari H pencoblosan. “Tetapi hal itu berhasil diredam cepat oleh aparat sehingga suasana Kamtibmas tetap terjaga. Dan saat ini semua masih berjalan aman sesuai harapan kita semua,” ujarnya. (ali/ode/rah/b)

Tahapan Selanjutnya

Tahapan Jadwal
-Pungut dan hitung suara 9 Desember 2020
-Pengumuman hasil hitung suara di TPS 9-15 Desember 2020
-Penyampaian hasil hitungsuara dari KPPS 9 Desember 2020
kepada PPS di TPS
-Pengumuman hasil hitung suara per TPS oleh PPS 9-15 Desember 2020
di desa/kelurahan

Hitung dan Rekap
-Penyampaian hasil hitung suara oleh PPS ke PPK 9-11 Desember 2020
-Rekapitulasi hasil hitung suara oleh PPK 10-14 Desember 2020
-Pengumuman hasil rekapitulasi di kantor PPK 10-20 Desember 2020
dan melalui laman KPU oleh KPU Kab/Kota
-Rekapitulasi & penetapan hasil hitung suara 13-17 Desember 2020
tingkat kabupaten untuk Pilbup

SUMBER : PKPU NO.5/2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *