Wamen LHK Tanam Mangrove di Desa Soropia, Sekprov Sultra : Program PEN Selaras Misi Pemprov – Kendari Pos
Metro Kendari

Wamen LHK Tanam Mangrove di Desa Soropia, Sekprov Sultra : Program PEN Selaras Misi Pemprov

KENDARIPOS.CO.ID — Serangan pandemi Covid-19 nyaris melumpuhkan aktivitas perekonomian di daerah maupun di tingkat nasional. Kesejahteraan masyarakat pun ikut terdampak. Pemerintah bergerak cepat untuk memulihkan kondisi itu melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kebagian jatah PEN melalui program Padat Karya Penanaman Mangrove (PKPM).

Sebagai langkah percepatan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pun telah memperluas cakupan kegiatan padat karya di 34 provinsi, termasuk di Provinsi Sultra. Wakil Menteri (Wamen) LHK RI, Dr. Alue Dohong melakukan kegiatan padat karya penanaman mangrove (PKPN) di Desa Soropia, Kabupaten Konawe, Rabu (11/11). Dia didampingi Sekda Provinsi Sultra, Dr.Hj.Nur Endang Abbas.

Wamen LHK, Dr. Alue Dohong mengatakan pandemi Covid-19 membawa dampak pada sektor ekonomi dan interaksi sosial di masyarakat. Sehingga pemerintah pusat memiliki program ekstra oligenir, salah satunya pemulihan ekonomi nasional. “Dalam rangka mewujudkan pertumbuhan ekonomi, pemerintah pusat terus bekerja melalui program-program unggulan, seperti PEN dengan melakukan penanaman mangrove. Indonesia memiliki 3.311.207 hektare mangrove,” ungkap Alue disela-sela penanaman mangrove.

Lalu memgapa mangrove menjadi pilihan ? Wamen mengatakan kelestarian mangrove sangat membantu peningkatan ekonomi masyarakat dari sisi ekologi, perubahan iklim dan lain-lain. Sehingga menjadi sangat penting dilestarikan untuk pemanfaatan ekosistem linkungan hidup. “Sekira 637.624 hektare mangrove dalam kondisi kritis bahkan rusak. Ini yang perlu kita benahi melalui program PKPN. Sultra memiliki 57.919.01 hektare mangrove dan sekira 5.616.44 hektare perlu direhabilitasi. Secara nasional total anggaran rehabilitasi kawasan mangrove mencapai Rp.200 miliar. Untuk Sultra itu sekira Rp.15 miliar lebih. Dan sekira 60 persen lebih sudah terealisasi. Kami atrget rampung awal Desember 2020. Dengan PKPN ini bisa kembali memulihkan mangrove kita, dan meningkatkan kembali perkonomian di daerah dan nasional,” papar Alue Dohong.

Wamen LHK, Dr. Alue Dohong saat tiba di Desa Soropia.

Di tempat yang sama, Sekda Provinsi Sultra, Dr.Hj.Nur Endang Abbas mengapresiasi perhatian Kementerian LHK terhadap Provinsi Sultra. Pandemi Covid-19 berdampak besar pada perekonomian masyarakat Sultra. Bahkan sektor ekonomi Sultra paling terdampak pandemi. Nur Endang Abbas optimistis program PEN dari Kementerian LHK ini sangat bermanfaat karena memberikan nilai positif bagi masyarakat Sultra. “Terima kasih pemerintah pusat memperhatikan Provinsi Sultra. Kami ingin pemerintah pusat terus memprioritaskan Sultra demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Mantan Kepala BKD Sultra itu mengapresiasi program padat karya penanaman mangrove (PKPM) yang melibatkan kelompok Desa Soropia dan Sawapudo. “Program PEN selaras dengan misi Pemprov Sultra yakni mengembangkan perekonomian lebih maju. Dengan program PKPM ini sangat membantu masyarakat dengan berbagai pemanfaatannya dan membantu ekonomi warga di Sultra. Kami harap program Kementerian LHK ke depannya dapat memprioritaskan Provinsi Sultra,” ungkap Nur Endang Abbas.

Sementara, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL), Muh Asis Ahsoni, menjelaskan, program PKPM ini dimulai akhir Agustus 2020. Kemudian penanaman mangrove dimulai Oktober. Pemerintah pusat melalui program PEN menganggarkan Rp 15,6 miliar dengan target penanaman 6.000 hektare mangrove. “Kami sudah realisasi 1.062 hektare,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi mangrove yang tersebar di Sultra tidak mengalami kerusakan terlalu parah. Namun kondisinya tetap harus dipulihkan untuk menjaga keseimbangan ekosistem serta mengantisipasi terjadinya abrasi yang tinggi. Keberadaan mangrove di wilayah pantai ini tidak saja berfungsi sebagai penghalau abrasi, namun juga nantinya akan dirancang sebagai tempat edukasi dan wisata mangrove. (m5/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy