PT Kurnia Dianggap Mbalela, DPRD Rekomendasi Akhiri Kerja Sama – Kendari Pos
Metro Kendari

PT Kurnia Dianggap Mbalela, DPRD Rekomendasi Akhiri Kerja Sama

Gedung DPRD Kota Kendari

KENDARIPOS.CO.ID– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari tetap ngotot mendesak pemerintah kota untuk tegas memutuskan kerja sama kepada PT Kurnia Karya Utama selaku pengelola Pasar Basah Mandongga. Desakan itu disampaikan angggota Parlemen Kendari usai mempelajari Kajian Hukum Pemerintah Kota Kendari terhadap perjanjian kerja sama pengelolaan Pasar Basah Mandonga. Di mana hasilnya menyebutkan, bahwa PT Kurnia banyak melanggar aturan dalam pengelolaan pasar.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kendari, Sahabuddin mengatakan, berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilakukan bersama Komisi I dan III, merekomendasikan agar PT Kurnia diputuskan kerja samanya. “Kami merekomendasikan untuk menghentikan kerja sama pengelolaan Pasar Basah Mandonga (PT. Kurnia Sulawesi Karyatama). Hal ini diputuskan setelah mendengar masukan dari anggota DPRD serta temuan investigasi dari pihak OPD terkait pelanggaran kontrak kerja sama,” ujar Sahabuddin kepada Kendari Pos, kemarin.

Selain mendapat usulan dari para anggota, rekomendasi keluarnya pemutusan hubungan kerja sama dikarenakan pihak PT Kurnia tidak ada itikad baik untuk memeperbaiki pengelolaan pasar. Senada diungkapkan, anggota komisi III DPRD Kota Kendari, Husain Machmud. Dia mengingatkan agar Pemkot Kendari serius menyelesaikan masalah yang ada di PT Kurnia. Pasalnya, persoalan yang ada telah berlangsung bertahun-tahun.

“Kita minta pemkot untuk tegas menyelesaikan hal ini. Kami semua anggota setuju agar kerja sama PT Kurnia dan Pemkot Kendari diputusakan saja,” tegas Husain Mahmud. Kabag Administrasi dan Kerja Sama Sekretariat DPRD Kendari selaku ketua tim penyusun Kajian Hukum melaporkan bahwa kajian hukum yang disusun telah memasuki tahap akhir. Kajian hukum tersebut terdiri dari berbagai bidang kerja lingkup OPD Kota Kendari.

Senada disampaikan Direktur Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Kendari, Asnar. Dia berharap, ada tindakan tegas terhadap PT Kurnia Karya Utama selaku pengelola Pasar Basah Mall Mandonga. Pasalnya, selama 14 tahun (sejak 2006) mengelola pasar, PT Kurnia kurang memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Beberapa poin kerja sama juga dilanggar.

“Harusnya diputuskan saja. Mereka sudah banyak melakukan pelanggaran perjanjian misalnya iklan, parkir, yang seharusnya melalui pemkot itu tidak direalisasikan,” kata Asnar. Berdasarkan hasil rapat dengar pendapat (RDP), lanjut Asnar, telah disepakati untuk dilakukan pengkajian ulang terhadap sejumlah pelanggaran yang dilakukan PT Kurnia. Termasuk mengkonfirmasi pedagang yang melihat dan merasakan langsung pelayanan dari PT Kurnia.

“Jika terbukti saya yakin pemkot bisa bertindak tegas. Dan kami harap ke depan pengelolaannya bisa diserahkan penuh ke PD Pasar Kota Kendari agar lebih profesional lagi pengelolaannya,” kata Asnar. Sementara itu, PT Kurnia Karya Utama saat dikonfirmasi Kendari Pos dugaan pelanggaran yang dimaksud sama sekali tidak merespon. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy