Peserta BPJS Mandiri Diminta Registrasi Ulang – Kendari Pos
Metro Kendari

Peserta BPJS Mandiri Diminta Registrasi Ulang

KENDARIPOS.CO.ID — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memberi kesempatan bagi peserta mandirinya meregistrasi ulang kepesertaannya. Program registrasi ulang ini dikhususnya bagi Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN) dalam hal ini Apartur Sipil Negara (ASN) dan Bukan Pekerja (BP) yang telah mengupdate data kependudukannya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari Iwan Kurnia mengatakan kebijakan tersebut dilakukan menyusul adanya Program Registrasi Ulang (Gilang) bagi sebagian peserta JKN-KIS dari kedua segmen tersebut. Langkah ini untuk menindaklanjuti rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hasil audit Badan Pemeriksan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan hasil rapat bersama kementerian/lembaga terkait.

“Dari hasil pertemuan tersebut, kami memberikan kesempatan kepada masyarakat melakukan pembaruan data apabila pada kartu KIS (Kartu Indonesia Sehat) belum terisi data Nomor Induk Kependudukan (NIK), atau sudah terisi namun belum sesuai dengan KTP atau belum terdaftar di Dukcapil Kemendagri. Itu berlaku sejak tanggal 1 November 2020 dan tidak berbatas waktu,” kata Iwan Kurnia.

Meski begitu, Iwan memastikan tidak semua ASN dan peserta mandiri registrasi ulang. Tapi hanya peserta yang belum ada data NIK-nya. “Jumlahnya (yang perlu registrasi) tidak banyak. Jika bisa menunjukkan e-KTP untuk update, langsung aktif saat itu. Tapi kalau tidak melakukan update lantas datanya berbeda kartunya tidak berlaku,” ujarnya.

Oleh karena itu, Iwan menyarakan seluruh ASN maupun peserta jalur mandiri sebelum melakukan registrasi ulang, sebaiknya mengecek status kepesertaannya melalui beberapa layanan yang telah dihadirkan pihaknya seperti Aplikasi Mobile JKN (Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang bisa diunduh di Play Store.

Selain itu, bisa melalui Whatsapp (CHIKA), BPJS Kesehatan Care Center 1500 400, petugas BPJS SATU! yang ada di rumah sakit serta bisa dicek melalui aplikasi JAGA KPK. “Jika pada saat dicek status kepesertaannya muncul notifikasi registrasi ulang, maka peserta harus melakukan pembaruan data NIK,” kata Iwan Kurnia.

Sementara itu, salah satu peserta segmen PPU PN, Sulasni mengaku baru mengetahui kebijakan registrasi ulang kepesertaan BPJS Kesehatan. ASN Pemkot Kendari itu mengaku akan segera melakukan pengecekan melalui beberapa layanan yang dipersayaratkan. “Kalau sudah aturannya begitu (registrasi ulang) ya mau diapa lagi. Harus kita patuhi. Kita harus cek supaya ada kecocokan dan nantinya tidak mempersulit mendapatkan pelayanan di rumah sakit,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari BPJS Kesehatan Cabang Kendari, per Desember 2019 jumlah peserta segmen PPU PN di Sultra tercatat sebanyak 308.417 jiwa. Sedangkan untuk peserta bukan penerima upah tercatat sebanyak 217.318 jiwa. (ags)

Layanan Program Registrasi Ulang
-Whatsapp (CHIKA)
-BPJS Kesehatan Care Center 1500 400
-Petugas BPJS SATU!

Caranya :
-Hubungi Kantor Cabang melalui layanan administrasi atau Layanan Lainya
-Cek Status Kepesertaannya
-Jika Muncul Notifikasi Registrasi Ulang, Peserta Perbaharui data NIK

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy