Pertumbuhan Ekonomi Sultra Kian Membaik – Kendari Pos
Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Sultra Kian Membaik


KENDARIPOS.CO.ID — Kondisi pertumbuhan sektor ekonomi Sulawesi Tenggara (Sultra) kian membaik. Hal tersebut tercermin dari angka pertumbuhan ekonomi di triwulan III 2020 yang menunjukkan kenaikan. Secara year on year (yoy), ekonomi Sultra pada triwulan III 2020 mengalami kontraksi sebesar 1,82 persen dibanding triwulan III 2019. Kendati masih tumbuh negatif, angka ini masih lebih baik dibandingkan kondisi triwulan II 2020 yang secara yoy terkontraksi sebesar 2,39 persen.

Agnes Widiastuti, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra, Agnes Widiastuti mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Sultra yang masih negatif pada triwulan III 2020 disebabkan sebagian besar pertumbuhan lapangan usaha masih terkontraksi akibat pandemi Covid-19. Lapangan usaha yang mengalami kontraksi terdalam adalah pertambangan dan penggalian sebesar minus 6,60 persen serta transportasi dan pergudangan minus 6,39 persen.

Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan positif terjadi pada informasi dan komunikasi sebesar 9,38 persen, jasa kesehatan dan kegiatan sosial 7,67 persen, dan administrasi pemerintahan sebesar 4,01 persen. “Pertumbuhan tertinggi pada lapangan usaha informasi dan komunikasi dipengaruhi peningkatan pemakaian internet selama pandemi Covid-19 dengan adanya kebijakan belajar online di rumah,” ujar Agnes Widiastuti kepada Kendari Pos, Kamis (5/11) kemarin.

Dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi triwulan III-2020 (yoy), kata Agnes, pertambangan dan penggalian menjadi sumber utama terkontraksinya perekonomian Sultra dengan berkontribusi sebesar minus 1,44 persen. Diikuti lapangan usaha perdagangan besar-eceran dan reparasi mobil-sepeda motor yang berkontribusi minus 0,65 persen.

Agnes Widiastuti menjelaskan, struktur PDRB Sultra menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan III 2020 tidak menunjukkan perubahan. Di mana masih didominasi oleh empat lapangan usaha utama yaitu pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 23,44 persen, pertambangan dan penggalian 20,88 persen, konstruksi 14,20 persen, serta perdagangan besar-eceran dan reparasi mobil-sepeda motor 12,26 persen. Sementara, lapangan usaha lainnya masing-masing memiliki kontribusi kurang dari 10 persen.

Agnes menungkapkan, secara q to q, ekonomi Sultra triwulan III 2020 dibanding triwulan II-2020 mengalami pertumbuhan sebesar 4,65 persen, meningkat dibanding triwulan sebelumnya yang mengalami kontraksi minus 0,41 persen. Pertumbuhan positif terjadi pada sebagian besar lapangan usaha. “Hal ini disebabkan semakin membaiknya perekonomian Sultra setelah penerapan new normal,” imbuhnya.

Pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha konstuksi sebesar 14,82 persen, transportasi dan pergudangan sebesar 13,45 persen, penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 13,13 persen, jasa perusahaan sebesar 8,64 persen serta pertambangan dan penggalian sebesar 6,35 persen. Sementara, pertumbuhan dari lapangan usaha lainnya di bawah 6 persen.

“Pertumbuhan tertinggi pada lapangan usaha konstruksi dipengaruhi semakin meningkatnya aktivitas konstruksi seiring peningkatan realisasi belanja modal yang bersumber dari APDB dan APBN,” pungkasnya. (uli/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy