Pertamina Target Bangun 13 Pertashop di Sulseltra – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

Pertamina Target Bangun 13 Pertashop di Sulseltra

LAYANAN: Pertashop pertama di Sulawesi yang resmi beroperasi, 15 Juli 2020 lalu di Desa Serei, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Pertamina MOR VII berencana membangun Pertashop di 44 titik termasuk di Sulawesi Tenggara.

KENDARIPOS.CO.ID– PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII mendapat mandat dari Kementerian Dalam Negeri untuk mengoperasikan 44 Pertashop di 44 desa yang termasuk dalam kategori desa 3T (Terpencil, Terluar, Tertiggal) dan desa berprestasi se-Sulawesi tahun 2020. Hingga kini, sudah 40 Pertashop beroperasi di Sulawesi. Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR VII Laode Syarifuddin Mursali menjelaskan Pertamina MOR VII menargetkan mendirikan 44 titik Pertashop.

Rincian 13 area sales Sulawesi Selatan dan Tenggara (Sulseltra), 11 area sales Sulawesi Tengah dan Barat, serta 20 outlet di area sales Sulawesi Utara dan Gorontalo. Pertamina membuka kesempatan seluas-luasnya bagi semua warga negara Indonesia yang ingin memiliki Pertashop mulai dari pebisnis hingga UMKM.

“Pertamina akan menganalisa dan mengevaluasi secara transparan calon lokasi Pertashop yang diajukan. Jika tidak sesuai, kita tidak akan proses lebih lanjut. Di Pertamina sudah lama menerapkan Good Corporate Governance” ujar Laode, kemarin.

Ia mengatakan, bisnis Pertashop sangat menjanjikan karena terjamin dari aspek safety (keamanan), bahan bakar berkualitas, harga jual yang terjangkau, serta kehandalan pasokan karena disuplai dengan menggunakan mobil tanki dari supply point terdekat. Selain itu, produk BBM yang dipasarkan Pertashop adalah BBM kualitas terbaik seperti pertamax dan dexlite.

“Meski ukuran Pertashop mini, akan tetapi produk yang dijualnya tergolong lengkap di mana Pertashop juga menyediakan elpiji Bright Gas dan pelumas Pertamina. Harga produk Pertamina yang dijual di Pertashop pun sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.

Dijelaskan Laode, sebagai wujud dukungan terhadap pemerataan pembangunan nasional, PT Pertamina (Persero) terus berupayap memperluas jangkauan distribusi energinya. Data internal perusahaan menunjukkan bahwa dari 7.196 kecamatan di Indonesia, 3.827 Kecamatan di antaranya atau sekitar 53% persen belum memiliki SPBU sebagai channel resmi pengisian bahan bakar. Hal ini biasanya menyebabkan harga bahan pokok melambung tinggi akibat harga bahan bakar di daerah tersebut menyesuaikan akses untuk mendapatkan bahan bakar terdekat.

Untuk mengatasi persoalan ini, Pertamina menghadirkan Pertashop, sebuah solusi ketahanan energi nasional dengan konsep pemerataan jaringan distribusi. Diharapkan biaya distribusi dan transportasi dapat ditekan dengan adanya jaringan distribusi Pertashop yang dapat menjangkau daerah yang belum terdapat SPBU.

“Hal ini tentunya mampu menjadi stimulus perekonomian bagi pembangunan suatu daerah,” tuturnya. Pertashop dipersyaratkan di desa/kecamatan yang belum ada SPBU/Lembaga Penyalur Pertamina dalam radius 10 km. (uli/b)

Kategori Dirikan Pertashop

-Disesuaikan dengan ketersediaan lahan
-Pertashop Gold untuk luas lahan minimum 210 m2
-Pertashop Platinum untuk luas lahan minimum 300 m2
-Pertashop Diamond untuk luas lahan minimum 500m2.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy