Pengerjaan Drainase di Kawasan Lepo-lepo Dikebut – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Pengerjaan Drainase di Kawasan Lepo-lepo Dikebut


KENDARIPOS.CO.ID — Genangan air menjadi momok tersendiri bagi warga yang bermukim di Jalan DI Panjaitan Lepo-lepo. Setiap diguyur hujan, tak sedikit rumah warga yang terendam banjir. Kondisi itulah yang mendorong Pemkot Kendari membenahi saluran air (drainase) di kawasan tersebut. Tidak hanya menambah elevasi (kedalaman), namun juga memperbaiki plat deuker.

Pengerjaan drainase dan stan deuker di Jalan DI Panjaitan Lepo-lepo kemarin. Pemkot menargetkan pembangunan tuntas pertengahan Desember mendatang

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Kendari, Aswido mengungkapkan progres perbaikan saluran drainase sudah mencapai 45 persen. Saat ini, pihaknya fokus membenahi drainase yang rusak akibat endapan lumpur serta membangun kembali badan drainase dan plat deuker yang tergerus banjir.

“Setelah endapan lumpurnya kami angkat, nampak beberapa struktur drainase rusak dan hanya menyisakan tanah. Jika dibenahi maka berpotensi menyebabkan longsor. Alhamdulillah, teman-teman bergerak cepat melakukan perbaikan. Kedalaman drainase kami tambah, juga sedikit kami perluas agar aliran air bisa lancar,” kata Aswido kemarin.

Untuk plat deuker, pihaknya mengganti sekira 5 titik deuker yang kondisinya rusak diterjang banjir akibat dibangun terlalu rendah oleh warga. “Posisi deuker yang rendah merupakan salah satu penyebab banjir di Lepo-lepo. Ketika debit air meningkat yang disertai material lumpur dan sampah, itu tersangkut dideuker yang redah sehingga terjadi penyumbatan dan akhirnya air meluap ke jalan raya dan pemukiman warga,” jelas Aswido.

Dia menargetkan pembenahan saluran air sepanjang 1 kilometer dan menelan anggaran sebesar Rp 450 juta itu akan tuntas pada pertengahan Desember mendatang. Bukan hanya itu saja, menurut Aswido untuk penanganan banjir jangka panjang di kawasan itu, pihaknya berencana akan membangun kolam retensi mini di hulu asal aliran air uang mengalir di kawasan lepo-lepo.

“Salah satu penyebab banjir juga karena di hulu asal air ada perubahan tata guna lahan (proses pematangan tanah) menjadi perumahan dikawasan itu. Akibatnya, saat diguyur hujan, material mengalir bersama limpasan (lumpur) menuju Jalan DI Panjaitan Lepo-lepo dan sebagian besar mengendap disaluran air. Ini akan kita benahi. Tentu kita kordinasi dengan BPJN XXI Kendari karena jalan ini statusnya jalan nasional,” pungkasnya. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy