Pagelaran Seni Budaya Sukses, SMAS Kartika Kendari Juara Tari Kreasi


KENDARIPOS.CO.ID — Adi spontan lompat kegirangan kala dewan juri menyebut kelompok tari SMAS Kartika Kendari meraih juara I. Performance Adi bersama siswi SMAS Kartika lainnya sukses memukau dewan juri lomba tari kreasi daerah dalam gebyar pagelaran seni budaya. Euforia kemenangan juga terlihat dari peserta lain yang meraih juara II, III dan juara harapan.

Sekolah dalam asuhan La Ode Suaib itu sukses mendominasi gelar juara. Sehari sebelumnya, siswa SMAS Kartika merebut juara I lomba pidato bahasa daerah. “Kami tidak sangka bisa juara. Performance yang disuguhkan peserta lain juga bagus. Tapi mungkin kami lebih baik dari yang lain,” ujar Adi, Rabu (25/11) kemarin.

Dalam lomba tari kreasi daerah kemarin,Adi bersama timnya menampilkan Tari Rumongo, tarian khas etnis Moronene, Kabupaten Bombana. Tarian tersebut, lanjut Adi, menggambarkan kehidupan masyarakat etnis Moronene yang gemar berladang dan ketika memasuki musim panen mereka melakukan ritual kepada sang Pencipta agar memperoleh hasil yang banyak dan penuh keberkahan. “Tarian itu kami ekspresikan penuh semangat ditambah dengan tabuhan alat musik tradisional seperti gendang dan gong. Kami jadi semangat menari dan akhirnya keluar sebagai pemenang,” kata Adi.

Salah satu juri lomba tari kreasi daerah, Wa Ode Alfida Hanafi mengaku SMAS Kartika Kendari layak menjadi pemenang lomba tari kreasi daerah karena berhasil memenuhi syarat penilaian yang ditentukan yakni meliputi gerakan tari dan musik pengiring. “Secara garis besar penampilan-penampilan yang sudah tampil sangat baik. Akan tetapi penampilan SMAS Kartika jauh lebih maksimal. Mereka tidak hanya bergerak atau menghafal gerak tari, melainkan menghayati alur ceritan tari. Sehingga tarian ini bisa berkarakter,” ujar Alfida.

Musik pengiringnya pun sangat baik. “Nampak dan bukan backsound. Perlu diketahui bahwa pengiring musik adalah bagian yang tidak bisa terpisahkan dari seni gerak tari. Musik tidak hanya sebagai irama untuk membungkus gerakan-gerakan dalam tari, tetapi musik bisa menciptakan suasana tari. Dan itu ditampilkan SMAS Kartika Kendari,” jelas Alfida.

Sementara itu, Kepala SMAS Kartika Kendari, La Ode Suaib mengaku bangga atas capaian yang diraih anak didiknya. Prestasi itu tak lepas dari kerja keras siswa dan guru pembimbing SMAS Kartika. “Kami punya sanggar seni. Di sana siswa belajar seni, ada puisi, pidato, musik, menyanyi menari dan sebagainya. Mereka rutin latihan dan siap berlomba di mana saja,” kata La Ode Suaib.

Ia mengapresiasi Kendari Pos dan Dikbud Sultra yang sukses menggelar pagelaran seni budaya tahun ini. Menurut La Ode Suaib, kegiatan ini sangat positif karena merupakan salah satu upaya pemerintah melestarikan budaya daerah Sultra. “Saya kira kegiatan ini harus terus dilaksanakan setiap tahun. Anak didik kita ini adalah penerima tongkat estafet kepemimpinan di masa mendatang. Sejak dini mereka harus mereka memahami budayanya. Kelak ketika menjadi pemimpin, mereka tahu, sadar dan akan melestarikan budaya,” pungkas La Ode Suaib. (ags/b)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *