Optimalkan PBM Daring, SDN 1 Kendari Siapkan Wi-Fi

Gedung SDN 1 Kendari


KENDARIPOS.CO.ID– Setiap sekolah terus berupaya melakukan strategi agar sistem belajar Daring dan Luring bisa berjalan efektif. Salah satunya dengan menyediakan berbagai fasilitas pendukung untuk melaksanakan Proses Balajar Mengajar (PBM).

Di SDN 84 Kendari akan menambah jumlah penyedia WI-FI di sekolah agar para guru bisa lancar melaksanakan PBM online.

Plt. SDN 84 Kendari, Hj. Hasnia, S.Pd., mengungkapkan selama tahun ajaran baru, pihaknya telah melakukan dberbagai cara agar sistem pembelajaran virtual bisa berlangsung teratur dan sistematis.

“Sekarang kami masih memberikan bantuan paket data bagi guru-guru. Selanjutnya, kami akan menyediakan 2 sampai 3 Wi-Fi di sekolah untuk optimalkan para guru supaya mereka bisa melaksanakan proses pembelajaran secara lancar, karena memang pada saat pola belajar dialihkan ke online, masalah yang sering dihadapi adalah kendala jaringan. Oleh karena itu, dalam waktu dekat ini akan ditambah fasilitas, agar memperlancar PBM menjadi lebih baik,” ungkap Asfitria, beberapa waktu lalu.

Ia juga menyampaikan masih adanya kendala dari siswa, semisal tak memiliki handphone android sehingga tidak bisa ikut sistem pembelajaran tepat waktu.

“Yang mengikuti pembelajaran luring bisa dibilang cuma sekitar 5 persen saja, dan kami akan memperhatikan mereka dengan menerapkan pemberian tugas untuk menjadi bahan pembelajaran. Akan tetapi kami tidak diberikan tiap hari, namun secara bertahap agar mereka tidak merasa jenuh dan bosan. Kita juga sedang menerapkan yang namanya home visit bagi siswa-siswi, alhamdulillah semuanya mengikuti PBM secara baik,” paparnya.

Diakuinya, dalam pelaksanaan pembelajaran daring dan luring, imasih tetap melakukan pelayanan administrasi di sekolah secara langsung atau tatap muka, tentu dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan yang ketat.

“Untuk pelayanan administrasi itu kami masih membukakan, seperti melayani para sisiwa yang ingin mengumpulkan tugasnya serta para guru yang datang melaksanakan pembelajaran daring di sekolah. Meski begitu penerapan protokol kesehatan harus wajib, seperti menggunakan masker, jaga jarak, serta dalam keadaan sehat. Ini dilakukan untuk menjaga keselamatan bersama,” tandasnya. (m5/b)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *