Operasi Zebra Utamakan Pembinaan


KENDARIPOS.CO.ID — Pelaksanaan Operasi Zebra secara serentak, tak terkecuali di wilayah Polres Konawe Selatan (Konsel) telah berlangsung sejak tanggal 26 Oktober hingga 8 November 2020 mendatang. Dalam operasi tersebut, tak ada penindakan pelanggaran atau tilang. Namun lebih pada teguran dan pembinaan bagi pelanggar lalu lintas. Hal tersebut diungkapkan Kasatlantas Polres Konsel, Iptu Syahrul, Senin (2/11).

Iptu Syahrul

“Berdasarkan perintah langsung dari Bapak Kapolri, selama operasi zebra, kami tidak menilang. Tapi perbanyak simpatik dengan menegur dan melakukan pembinaan,” ungkapnya. Disisi lain, dalam pelaksanaan operasi zebra kali ini, pihaknya lebih fokus pada pencegahan penularan Covid-19 dengan memberikan imbauan bagi pengendara untuk mematuhi protokol kesehatan (Prokes).
“Paling penting dalam giat ini Polres Konsel membagikan masker, memberikan imbauan tentang keselamatan berlalu lintas,” papar perwira ramah itu.

Mantan Kasatlantas Polres Buton tersebut menyampaikan, selama sepekan dalam pelaksanaan operasi tersebut, dirinya menilai masih banyak pengendara yang tak patuhi aturan berlalu lintas. Namun, pihaknya tak henti-hentinya mengingatkan akan pentingnya mematuhi aturan dan menerapkan Prokes pencegahan Covid-19.
“Bagi yang tidak pakai helm dan masker kami beri teguran dengan ramah. Kita sampaikan, kalau tidak gunakan helm dan jatuh, kepala pengendara bisa luka dan pecah. Juga bila tak pakai masker, ada yang corona di sampingmu, kamu terjangkit,” papar Iptu Syahrul.

Pihaknya berkomitmen, tak akan pernah bosan menegur dan mengingatkan siapa saja yang tidak taat dalam berkendara.
“Walaupun di luar operasi ini, yang penting kita selalu turun ke masyarakat, dengan sendirinya pengendara pasti taat berlalu lintas,” optimisnya. Sahrul menambahkan, dalam menjalan tugas sebagai pengatur keselamatan berlalu lintas itu, ia mencontoh sikap Rasulullah Muhammad SAW. “Pada saat Rasulullah menyebarkan Islam, tiap hari saat hendak salat selalu diludahi kaum kafir. Saat kaum itu sakit, Rasulullah yang pertama kali menjenguk dan membawakan makanan. Begitu pula coba kami lakukan, yang sering melanggar tetap kami ayomi dan memberikan simpati,” tandas Inspektur Satu Polisi itu. (c/kam)

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.